Wahono Bunuh Mertua, Gara-gara Diminta Ceraikan Istrinya

Liputanindo.com Seorang menantu Wahono (32), membunuh mertuanya, Ponijan (57) saat sedang tidur di rumahnya yang berada di Desa Nolokerto, Kecamatan Kaliwungu Kendal, Jawa Tengah, Minggu (8/9/2019).

Wahono menjelaskan, pembunuhan dilakukan berawal saat dia mengantarkan anaknya ke rumah Ponijan pada Sabtu (7/9/2019) malam. Sebelumnya Wahono sempat cekcok dengan istri dan akhirnya pergi ke rumah orangtuanya. Ponijan tinggal bersama dengan istrinya.

Saat bertemu, Ponijan meminta Wahono untuk menceraikan istrinya, Ria, karena sering melihat keduanya bertengkar. “Saya jengkel karena saya masih mencintai istri saya,” ujar Wahono.

Wahono kemudian pulang ke rumah orangtuanya. Malam itu Wahono tidak bisa tidur. Permintaan Ponijan terngiang-ngiang di ingatannya. Keesokan harinya, Wahono mendatangi rumah Ponijan untuk menjemput anaknya. Namun, tiba-tiba terbersit di pikiran Wahono untuk membunuh Ponijan.

Wahono yang sebelumnya hendak masuk dari pintu depan, akhirnya memilih masuk dari pintu belakang yang tidak dikunci. Setelah masuk, Wahono melihat kayu dan mengambilnya. Kayu itu kemudian dia gunakan untuk memukul kepala mertuanya yang sedang tidur di dalam kamar. Kayu itu dia pukulkan sebanyak tiga kali ke arah Ponijan hingga tewas.

Setelah beraksi, Wahono pulang dan bercerita kepada keluarga besarnya bahwa telah membunuh Ponijan.

“Setelah itu dengan diantar keluarga, saya menyerahkan diri ke kantor polisi Kaliwungu. Saya khilaf,” ujar Wahono.

Wahono membunuh mertuanya, Ponijan karena kesal diminta untuk bercerai dengan istrinya. Permintaan itu karena Ponijan sering melihat Wahono bertengkar dengan istrinya, Ria. Wahono mengatakan, pertengkaran dengan Ria, karena istrinya itu sering menggunakan rok mini berjualan di warung kopi milik mereka.

Wahono sudah memperingatkan Ria beberapa kali, tapi tidak digubris. Beberapa kali Wahono menampar Ria. Atas perbuatannya, Wahono diancam hukuman penjara seumur hidup.

Facebook Comments

Leave a Reply