Saran Hendri, Gibran Lebih Baik Maju Sebagai Wakil Dibanding Jadi Wali Kota Solo

Liputanindo.com – Pengamat komunikasi politik Universitas Paramadina, Hendri Satrio, menilai kesan elegan akan lebih terlihat apabila Gibran Rakabuming mengajukan diri sebagai Wakil Wali Kota Solo, dan bukan Wali Kota Solo.

Dia menyebut Gibran harus mempertimbangkan tokoh-tokoh yang lebih senior untuk maju bersamanya sehingga dapat lebih diterima oleh tokoh-tokoh di Solo.

“Saran saya sebaiknya mempertimbangkan tokoh-tokoh lain yang lebih senior bisa diajak berperan serta dalam pencalonan Gibran. Menurut saya nggak ada ruginya juga Gibran jadi orang kedua Wakil Wali Kota,” ujar Hendri, Selasa (29/10/2019).

Hendri mengatakan Gibran dapat mendampingi Wali Kota yang diambil dari tokoh senior Solo, PNS, militer, polisi, pengusaha ataupun orang partai. Menurutnya hal itu akan lebih elegan dan lebih baik bagi putra pertama Presiden Jokowi tersebut untuk menjalankan peran sebagai orang kedua dulu di Solo.

“Jadi menurut saya itu akan lebih elegan. Nanti kan 2023 Ganjar (Prabowo) selesai, nah itu bisa nyalon juga, bisa maju juga di 2024 jadi wakil gubernur atau langsung jadi gubernur juga nggak apa-apa. Tapi Wakil Wali Kota ini dijalani dulu menurut saya itu akan lebih baik,” kata dia.

Namun demikian, pria yang mengidolakan klub sepakbola Liverpool FC itu tak bermaksud menghalangi Gibran Maju dalam Pilwalkot Solo. Dia pun memprediksi jika Gibran nantinya akan tetap menang mudah di perhelatan politik tersebut.

“Pokoknya salah satu jalan keluarnya ya pertimbangkan jadi nomor dua, Wakil Wali Kota. Nomor satunya tetap tokoh senior. Boleh nggak kalau tetap jadi Wali Kota? Ya boleh. Akan menang? Menang mudah pasti, kemungkinan menang mudahnya besar Gibran,” tandasnya.

Sebelumnya diberitakan, Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani menyebut, peluang putra Presiden Joko Widodo (Jokowi), Gibran Rakabuming Raka untuk maju sebagai calon Wali Kota Solo masih terbuka lebar, meski DPC PDIP Solo telah memiliki calonnya sendiri.

Puan menegaskan, kesempatan Gibran masih sama dengan calon-calon lainnya yang juga ikut mendaftar. Adapun mekanisme pendaftaran, kata dia, dapat melalui DPC, DPD, dan DPP.

“Jadi mendaftar di DPC, mendaftar di DPD, kemudian kalaupun di DPD itu sudah tutup, kemudian yang bersangkutan itu bisa mencalonkan melalui DPP partai. Jadi jenjang itu sebenarnya masih bisa dilakukan dan mekanisme itu bisa saja dilakukan,” ucap Puan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (28/10/2019).

Menurutnya, saat ini belum ada keputusan resmi siapa yang akan diajukan oleh PDIP untuk posisi calon Wali Kota Solo.

Ketua DPR RI ini mengatakan, setiap pendaftar termasuk Gibran, nantinya akan mengikuti proses uji kelayakan dan kepatutan sebelum akhirnya diputuskan maju atau tidaknya pada Pilkada Solo 2020.

“Jadi memang selama belum ada keputusan kita membuka lebar pintu pendaftaran bagi siapa saja yang berminat untuk maju pilkada atau menjadi calon yang akan ikut pilkada melalui jenjang kepartaian tersebut,” ujarnya.

Facebook Comments

Leave a Reply