Pelaku Pemeran Video Mesum ‘Vina Garut’ Positif Terinfeksi HIV

Liputanindo.com Kabar terbaru terkait kasus video mesum Vina Garut, yang dimainkan oleh 3 pria lawan 1 wanita. Awal kejadian ini terjadi saat sepasang pasutri tengah mengalami krisis ekonomi, hal ini membuat sang suami tega menjual harga diri istrinya di Twitter.

A, pelaku kasus video mesum Vina Garut 3 pria lawan 1 wanita merupakan mantan suami V, pemeran wanita pada video yang beredar. Keduanya sama-sama orang Garut. Saat mereka masih menjadi suami istri, dibuatnya video Vina Garut, karena A saat itu membutuhkan uang.

Atas alasan finansial, sang suami jual istrinya untuk beradegan panas dengan pria lain. Sang suami kemudian mengiklankan istrinya melalui Twitter. Tak hanya itu, dia pun menyebarkan tawaran jasa seksual itu dari mulut ke mulut dengan tarif Rp 500 ribu.

Mau tak mau sang istri yang kini bekerja sebagai penyanyi itu menuruti suaminya. Dia bahkan sampai melakukan adegan panas dengan lebih dari satu pria. V bahkan melakukan hal tersebut lebih dari dua kali.

“Sudah lebih dari dua kali V dan A melakukan aksi ramai-ramai itu. Tapi kalau yang ada video katanya cuma dua,” kata Kapolres Garut, AKBP Budi Satria Wiguna.

Para Tersangka Video Vina Garut Terinfeksi HIV

Para Tersangka Video Vina Garut Terinfeksi HIV

Polres Garut telah memeriksa kesehatan tiga tersangka kasus video Vina Garut, terutama indikasi para pelaku menderita penyakit HIV. Pemeriksaan dilakukan karena para pelaku melakukan adegan ranjang beramai-ramai serta satu tersangka yang sakit parah yakni stroke.

Kapolres Garut, AKBP Budi Satria Wiguna menuturkan, hasil pemeriksan kepada tersangka V dan W alias Willy telah keluar. Hasilnya kedua tersangka negatif HIV.

“Kami cek kesehatannya karena ada indikasi (HIV). Dipastikan saja soal kesehatan para tersangka,” ujar Budi di Kantor Bupati Garut, Senin (19/8/2019).

Untuk satu tersangka lain berinisial A alias Rayya, hasil tes kesehatannya belum keluar. Hari Selasa atau Rabu, hasil pemeriksaan kepada A baru keluar.

“Tersangka A juga menderita stroke. Makanya tidak ditahan. Untuk kesehatannya ya besok atau Rabu sudah ada,” katanya.

Dalam penangkapan tersangka, penyidik telah menemukan 50 video dari ponsel milik tersangka Rayya. Namun hanya dua video yang masuk dalam proses penyidikan.

“Kami hanya masukkan satu atau dua video. Yang tren hanya dua video sesuai laporan aduan,” ucapnya.

Video viral Vina Garut yang beredar itu dibuat pada 2018. Kepada polisi, A dan V mengaku, sadar perbuatan mereka itu direkam kamera, namun keduanya tak tahu menahu soal video tersebut diperjualbelikan di Twitter.

“A juga ikut dalam video itu. Ada perilaku seks menyimpang dari A karena memperjualbelikan istrinya,” ujar AKBP Budi.

Kini, saat video Vina Garut viral ternyata keduanya sudah cerai. “Sekarang status A dan V sudah bercerai,” ujarnya.

Mantan suami V memang tak bekerja dan dikenal sebagai pengangguran. Diketahui, kini A tengah sakit keras. Belum diketahui penyakit apa yang dideritanya. Namun, A disebut sudah sakit selama satu tahun terakhir.

Saat ditemukan polisi, kondisi A disebut sangat memprihatinkan. Hal itulah yang membuat polisi tak membawa pelaku video Vina Garut itu ke kantor polisi.

“A ada di rumahnya karena sakit. Anggota di lapangan menyebut kondisi A sangat memprihatinkan. Tapi sudah kami periksa,” kata AKBP Budi.

Akibat perbuatannya, kini A dan V pun sudah dijadikan tersangka.

Facebook Comments

Leave a Reply