Wanto Tewas Setelah Berhubungan Intim Dengan Selingkuhannya, Ternyata Dia Minum Ini Sebelumnya

Liputan Indo Wanto (53) yang merupakan warga Desa Sekarbagus, tewas sesaat usai berhubungan intim dengan seorang perempuan di sebuah hotel, di Jalan Panglima Sudirman, Lamongan, Selasa (2/1/2018).

Warga Dusun Sekaran RT 06 RW Desa Sekarbagus, Kecamatan Sugio, Kabupaten Lamongan itu diduga tewas karena over dosis mengkonsumsi obat kuat, sebelum melakukan hubungan badan dengan pasangan selingkuhannya.

Sebelum meninggal, korban diketahui masuk kekamar hotel dengan seorang perempuan bernama Janatun (44), yang masih satu RW dengan korban di Desa Sekarbagus, Kecamatan Sugio.

Keduanya sebenarnya sama-sama sudah berkeluarga. Namun pasangan selingkuh ini melakukan check in sejak pukul 11.00 WIB dan menempati kamar hotel nomor 202. Selama di dalam hotel, mereka langsung melakukan hubungan layaknya suami istri.

Menurut Saksi Janatun, sebelum melakukan hubungan badan dengannya, korban lebih dulu mengonsumsi pil kuat bermerek Raja Madu. Usai ‘bermain’, nafas korban terdengar berdegup kencang. Jantungnya terpacu dan nafasnya menjadi tersengal-sengal.

Melihat kondisi tak wajar tersebut, Janatun mengaku tidak bisa berkata banyak dan hanya kebingungan. Tak lama setelah itu, korban tidak lagi merespon dan tubuhnya diam saja saat dibangunkan Janatun.

Wanto meninggal dalam posisi membujur dengan kepala berada di utara di atas ranjang kamar hotel itu. Diliputi rasa panik, Janatun pun melaporkan kejadian tersebut ke petugas.

Sebelum evakuasi jenazah korban usai, Janatun dibawa ke Polres Lamongan ruang Unit I Pidum untuk dimintai keterangan.

Selama dimitai keterangan, perempuan itu tampak bersikap tidak kooperatif terhadap penyidik. Bahkan dia berusaha menyembunyikan diri di pojok ruangan sambil menutup wajahnya dengan kerudung warna putih.

Janatun yang mengenakan pakaian kebaya warna coklat, baju lengan panjang putih dan kerudung putih kerap beringsut menyela di sofa. “Pulang Pak, pulang,” pintanya Janatun kepada penyidik.

Namun untuk proses penyelidikan, Janatun tetap harus mengikuti proses pemeriksaan. Beberapa kali Surya mengintip Janatun, dia selalu beringsut berusaha menutupi wajahnya dengan kerudung yang dikenakannya.

Polisi kini tengah membuat surat pengantar untuk visum korban. Hingga berita ini dikirim pukul 16.30 WIB, Janatun masih menjalani pemeriksaan intensif sebagai saksi.

Leave a Reply