Viral!!! Video Aksi Pemuda Pemudi Buka Baju Saat Mengikuti Kegiatan Sahur On The Road di Berau

Liputanindo.com Beredar sebuah video para pemuda dan pemudi melakukan aksi buka baju saat mengikuti kegiatan Sahur On The Road (SOTR). Diketahui Kedua remaja tersebut berinisial Nd dan Ad, Video mereka menjadi viral di media sosial.

Nd adalah remaja putri yang melakukan aksi membuka pakaian, hingga hanya mengenakan celana panjang dan bra saat berboncengan dengan teman prianya, berkeliling kota Tanjung Redeb. Sementara Ad, dari tayangan video yang beredar luas, nyaris tanpa busana.

Video tersebut tersebar di media sosial dan satu di antaranya diunggah oleh akun Facebook Putra Kendal pada Senin (13/5/2019).

Menurut keterangan, peristiwa tersebut terjadi di Berua, Kalimatan Timur pada Senin (13/5/2019). Tampak mereka menggenakan pakaian dalam baik perempuan dan laki-laki mengendarai sepeda motor saat berkeliling kota untuk membangunkan orang sahur.

Juga terdengar suara musik yang cukup keras dan suara klakson motor yang tidak berhenti-henti dibunyikan. Mereka juga berhenti di jalan dan joget-joget mengikuti suara musik yang cukup keras. Diduga mereka melakukan aksinya dalam rangka kegitan Sahur On The Road (SOTR).

Setelah aksi tersebut viral dan mendapat kecaman dari banyak pihak, anggota Polres Berua menangkap remaja yang melakukan aksi buka baju itu. Keduanya diperiksa berdasarkan bukti video saat keduanya melepas pakaian di tempat umum dalam kegiatan SOTR.

Kasat Reskrim Polres Berau, AKP Agus Arif Wijayanto secara tegas menyatakan kedua remaja akan diperiksa terkait aksi tak senonoh tersebut.

“Yang satu seorang wanita, yang kita duga tidak menggunakan busana saat di atas motor dan laki-laki menggunakan sempak saja,” ujarnya.

Masyarakat Berau dibuat geram dengan aksi para remaja yang menggelar SOTR dengan cara yang menyimpang. Pasalnya, beberapa remaja tampak hanya mengenakan pakaian dalam saat berkeliling kota, membangunkan orang sahur.

Aksi itu mendapat kecaman dari masyarakat, Bupati Berau hingga Majelis Ulama Indoensia (MUI). Selain dinilai tidak senonoh, SOTR yang digelar oleh sekelompok remaja ini lebih dianggap sebagai gangguan.

Suara musik yang menghentak, suara klakson kendaraan yang tidak ada henti-hentinya, dianggap mengganggu kenyamanan masyarakat. Masyarakat kemudian mendesak aparat keamanan, untuk mengamankan pelaku.

Masyarakat pun berharap, mereka mendapat sanksi yang akan membuat mereka jera, tidak mengulangi perbuatan, dan mencegah remaja lain mengikuti tindakan yang sama.

Berikut cuplikan video aksi buka baju dalam kegiatan Sahur On The Road (SOTR) :

Facebook Comments

Leave a Reply