Viral!!! Pelajar SMK Tuban Live Show Aksi Mesum Didepan Teman-Temannya Sambil Direkam

Liputanindo.com Pelajar SMK di Tuban beberapa waktu yang lalu bikin gempar masyarakat dan netizen di media sosial lantaran aksi hubungan badan mereka direkam dan disebarkan. Parahnya lagi, adegan dewasa itu ditonton ramai-ramai oleh rekan-rekannya yang menjadikannya semacam live show hubungan badan.

Hubungan suami istri itu dilakukan dan ditonton bareng empat siswi lain dan satu siswa asal Tuban, Jawa Timur. Mereka lalu merekam adegan demi adegan dewasa tersebut dan menjadi viral di media sosial. Live show adegan panas itu dilakukan di kamar kost siswi yang terlibat dalam adegan panas.

Video inilah yang kemudian menjadi viral karena tersebar melalui WhatsApp (WA). Video panas itu tersebar di grup-grup Facebook dan WhastApp (WA) sejak beberapa hari lalu. Kini, ketujuh siswa siswi dalam video tersebut sudah ditangani polisi dari Polres Tuban.

Ketujuh siswa-siswi dalam video tersebut memang berasal dari 2 SMK yang berbeda di Tuban. Adegan dewasa ini bikin geger lantaran dua pelajar yang melakukan hubungan badan itu live show di depan teman-temannya.

Inilah sejumlah fakta terbaru kasus video panas sekelompok pelajar yang tanpa malu menonton beramai-ramai dan merekam adegan temannya berhubungan badan di Tuban, Jawa Timur (Jatim). Siswa-siswi itu terlihat masih menggunakan seragam identitas salah satu sekolah ternama di Tuban. Identitas sekolah terlihat jelas dari kaos kaki yang dikenakan pelajar tersebut..

Dalam video itu, terdengar suara seorang cewek ” Aku Ora Melu-Melu” (Saya tidak ikut-ikutan).

Pihak kepolisian Tuban membenarkan adanya tindakan tidak senonoh tersebut. Kapolres Tuban AKBP Nanang Haryono menjelaskan ada tujuh pelajar yang terlibat dalam kejadian tersebut. Ketujuh pelajar tersebut terdiri dari dua Sekolah Menengah kejuruan (SMK) yang berbeda.

“Jadi itu kos-kosan dari salah satu siswi inisial C dari SMK TJP,” sambung Nanang.

Satu siswi yang terlibat dalam video dengan inisial C, indekos di rumah milik A, tempat adegan itu dilakukan dan direkam dengan menggunakan handphone.

“Jadi ada tiga orang di sana, yakni C, dan dua cowok inisial E dan P, sudah kami periksa. Kemudian dari SMKN 2 (Tuban) ada 4, semuanya perempuan, jadi total yang sudah diperiksa tujuh orang,” ungkap dia.

Polisi telah menetapkan empat dari tujuh pelajar tersebut sebagai tersangka atau anak yang berkonflik dengan hukum.

“Empat siswa ditetapkan sebagai anak yang berkonflik dengan hukum, mereka semua di bawah umur,” Kata Kapolres Tuban, AKBP Nanang Haryono, Rabu (9/10/2019).

Dia menjelaskan, dari rincian empat yang sudah ditetapkan kasus hukum itu, dua di antaranya siswa SMK swasta yang dijerat dengan pasal pencabulan dan persetubuhan. Sedangkan dua lainnya yaitu siswi SMK swasta dan Sekolah lain dijerat dengan UU ITE, karena mereka menyebarkan konten video asusila tersebut.

Facebook Comments

Leave a Reply