Viral!!! Dokter dan Perawat RS Siti Khodijah Dilabrak Keluarga Pasien yang Meninggal Karena Ditelantarkan

Liputan Indo – Beredar sebuah video di media sosial Facebook yang memperlihatkan seorang dokter di rumah sakit sedang dilabrak oleh keluarga pasien. Rekaman yang viral di media sosial itu diduga, karena dokter menelantarkan pasien hingga meninggal dunia.

Sumber utama pihak keluarga korban sudah menghapus postinganya. Terakhir kali dilihat usai tujuh jam diunggah postingan ini telah disaksikan lebih dari 7 ribu dan dibagikan 168 kali hingga Minggu malam.

Sayangnya, saat ditelusuri lebih lanjut unggahan video tersebut sudah hapus oleh pemilik akun Facebook Handoko Kartika.

Namun, video ini telah diunggah lagi oleh akun Facebook Meme Politik Indonesia.

Daud Hamzah (41), warga Desa Ketegan, Taman mengeluhkan layanan kesehatan di RS Siti Khodijah Taman, Sidoarjo. Hamzah mengatakan ibunya yang bernama Supariyah (67) meninggal di rumah sakit tersebut pada 21 Desember 2017 lalu pukul 21.00 WIB.

“Meninggal karena saya menduga ibu saya diterlantarkan dan kemungkinan juga ada dugaan malapraktik terhadap ibu saya,” kata Hamzah saat ditemui di rumahnya.

Menurut Hamzah, pada 20 Desember 2018, ibunya mengeluhkan pusing dan mual. Kemudian Hamzah membawa ibunya ke RS tersebut. Saat tiba di RS, petugas resepsionis mengatakan ke Hamzah tak ada kamar kosong.

Kemudian Hamzah menanggapi petugas tersebut ingin memasukan ibunya sebagai pasien umum, bukan pasien JKN (BPJS).

“Petugasnya langsung mengatakan ada satu kamar kosong. Akhirnya ibu saya masuk pukul 11.30 WIB,” sambungnya.

Mendapatkan ruang perawatan tak berarti mendiang Supariyah ditangani secara medis. Hamzah mengaku ibunya dijanjikan akan ditangani dua dokter spesialis dalam dan syaraf. Namun hingga keesokan harinya, ibunya sama sekali tak ditangani secara medis.

“Hingga malam hari keesokan harinya sampai keadaan ibu saya kritis juga belum ditangani. Saat itu pukul 20.00 WIB,” ujarnya.

Hamzah yang sudah emosi meminta perawat untuk segera memanggil dokter spesialis yang dijanjikan itu.

Pada pukul 21.00 WIB belum juga datang, namun seorang perawat menyuntikan sesuatu ke ibunya tanpa mengecek kondisi mendiang Supariyah. Namun, Hamzah curiga, ketika perawat menyuntik, keadaan ibunya dalam keadaan tak sadar, tak bergerak, dan tak merespon sama sekali.

Hamzah mengecek nadi ibunya, ternyata tak ada denyut. Ternyata Supariyah sudah meninggal. Pihak keluarga pun melaporkan kejadian ini ke Polda Jatim.

Keluarga juga mengajukan somasi ke RS Siti Khodijah Taman untuk meminta pertangghngjawaban penanganan medis ibu Supariyah.

“Tak ada tanggapan sama sekali oleh pihak rumah sakit,” tegasnya.

Kuasa hukum keluarga Achmad Yusuf SH menambahkan, pihaknya sudah mengirim dua somasi ke RS Siti Khodijah Taman. Somasi pertama tertanggal 10 Januari, namun tak digubris pihak RS.

“Somasi kedua 17 Januari baru ditanggapi. Isinya, mereka (RS) sudah lakukan sesuai SOP, meninggalnya ibu klien kami di luar kemampuan RS, dan kami diarahkan untuk menemui pengacara korporasi,” tandas Yunus.

Yunus menyatakan, pihaknya ingin meminta kejelasan terkait tak ditanganinya ibu Supariyah secara kekeluargaan.

“Kami lanjutkan somasi ketiga. Jika tak ditanggapi, kami akan langsung upayakan langkah hukum. Kami sudah melapor ke Polda Jatim dan MKDI terkait masalah ini,” ungkap Yunus.

Pihak RS Siti Khodijah melalui Humas Emy Hudayanti, menyatakan belum bisa menanggapi peristiwa ini. Namun, pihaknya bakal menggelar jumpa pers pada Selasa besok untuk menjelaskan duduk perkara tersebut.

“Besok (Selasa) akan kami jelaskan,” ujar Emy melalui sambungan telepon

Video berdurasi 3 menit 11 detik tersebut saat ini sedang viral di Facebook.

Berikut pecakapan dalam video yang sedang viral itu :

Keluarga : Anda pun lhu dok tidak tahu kalau dia (pasien) meninggal dunia?
Dokter : E…kan saya baru anu..
Keluarga : Kalau Anda sebagai seorang sepesialis, paling tidak melihat kondisi pasien gitu. Ya, kan. Gak hanya terima laporan, terus meriksa apa kek. Anda hanya bicara saja
Dokter : Kan saya baru meriksa….
Keluarga : Meriksa gimana, kalau anda memang dokter saraf. anda bisa melihat pasien sudah meninggal, tapi and tahu dari kami
Dokter : saya lihat dulu…
Keluarga : Dari siang, sudah saya sampai kepada perawat. Jika ada sesuatu dengan ibu saya, maka akan saya tuntut semua..Jawabnya hanya iya iya pak

Aksi labrak tersebut kian memanas hingga salah seorang anggota keluarga lainnya menuding perawat rumah sakit tersebut menyuntik mayat.

“Anda dari tadi itu, nyuntik mayat. Masak suster tidak tahu kalau pasien sudah meninggal,” hardik salah seorang wanita dalam video itu pada menit 1:30.

Video yang diunggah di media sosial Facebook pada Minggu (28/1/2018) sekira pukul 07.38 WIB, sudah mendapat 1,9 tanggapan, 7 ribu lebih dibagikan.

Leave a Reply