oleh

Tulisan Dokter Andi Mohammad Arda Membungkam Bencana Lombok Dijadikan Provokasi Politis

Berita Politik Bencana Lombok membuat semua kalangan bersatu untuk membantu meringankan korban bencana gempa di Lombok menjadi semangat bangsa ini, termasuk fakta dilapangan mengenai sistem bantuan dengan mendirikan posko-posko distribusi bantuan mulai dari Pusat, Provinsi, Kabupaten, Kecamatan dan desa-desa yang ada di Lombok.

Namun banyak politisi oposisi yang tidak bertangung jawab nyinyir terhadap pemerintah. Mereka bukan melakukan aksi saling bantu, namun provokasi bahkan cenderung menebar fitnah hingga mengaburkan kenyataan sebenarnya.

Salah satu tim medis berasal dari RSUD Abdul Wahab Syahranie Kota Samarinda dr. Andi Mohammad Arda memberikan fakta informasi terkait Kepedulian Pemerintah terhadap Gempa Lombok.

Sosok dr. Andi Mohammad Arda adalah seorang dokter yang dikirimkan Pemerintah untuk membantu bencana alam di NTB sangat merasakan kepedulian Pemerintah kepada korban gempa Lombok.

Bahkan hal ini di ungkapkan dengan tulisan dari wall facebook dr. Andi Mohammad Arda yang tidak ingin korban-korban gempa menjadi bahan gorengan politisi yang tidak terjun langsung malah membuat provokasi politis.

Berikut ini kenyataan yang terjadi di posko-posko Bencana Alam NTB :


“Bencana Nasional Berupa Kebodohan dalam Menerima Informasi
10 Dzulhijah 1439 H/ 21 Agustus 2018 M Pukul: 23.00 WITA
Oleh : Dr.Andi Mohammad Ardan,SpBP-RE

Tidak ada di lokasi…tidak pula datang membantu…hanya berdasarkan katanya…katanya…dan katanya….katanya di lombok rakyat ditelantarkan…ktanya di lombok rakyat tidak diperdulikan….katanya…katanya…katanya pemerintah lebih sayang uang daripada rakyat…

Cukuplah apa yg saya sampaikan beberapa hari ini adalah bukti…betapa pedulinya pemerintah pada saudara kita di lombok…betapa “tidak sedikit” dana yg harus digelontorkan oleh pemerintah untuk membantu saudara kita di lombok….

Anggaplah untuk memberangkatkan saya dan tim yg saat ini bertugas…dana yg disiapkan oleh pemerintah sangatlah wah…tidak perlu saya sebutkan berapa besarnya…yang pasti cukup besar…bahkn sangat besar menurut saya… dua kali lipat ransum yang diberikan saat bencana merapi di jogjakarta…sehingga membuat kami sangat sungkan apabila sampai sini tidak bekerja…

Itu untuk kami saja…belum ongkos untuk membangun tenda…tau berapa biya sewanya?25 juta perhari…!!!kamar operasi darurat…lengkap dengan AC dan fasilitas operasi yang melebihi kelengkapan rumah sakit tipe A tempat saya bekerja…ah tidak sanggup saya menghitungnya….

Belum lagi tenda yang terus berdatangan tiap hari…yang jumlahnya sangat banyak…bahkan bantuan logistik yang datang tadi pagi melalui laut telah tiba…sehingga membuat KRI soeharso (Rumah Sakit Kapal) harus melaut karena kapal yang membawa bantuan ingin merapat di pelabuhan…

malam sebelumnya…bantuan datang melalui pesawat hercules….24 jam!!! Terus bergerak…bantuan dan logistik dari pemerintah terus mengalir…

Dari segi kurir…PT POS Indonesia menggratiskan biaya pengiriman semua bantuan dari daerah menuju lombok…semua GRATIS?!?!

Bukannya saya mendukung jokowi…saya hanya tidak betah melihat kebohongan berseliweran di medsos…ada tanggung jawab moral untuk menyampaikan kebenaran pertanggung jawaban kepada Allah rabbul alamin….dan sayangnya kebohongan itu disebarkan oleh mereka yg sebenarnya tidak ada di lokasi…hanya sekedar share berita…dan kalau dikejar dari siapa…katanya dari teman…apakah teman ada dilokasi…tidak…tapi dari temannya teman…ujung ujungnya….sanadnya terputus…dalam ilmu hadist masuk kategori hadist palsu!!!

Alhamdulillah…dari teman teman relawan yang memang benar benar telah berada dilokasi tidak ada satupun dari mereka yg complaint akan tindakan pemerintah

Mau tau kenapa???

Yang pasti dan jelas…
memang karena mereka lebih fokus membantu dan bekerja…bukan mengkritik!!

Jadi saudaraku…mari kita fokus untuk membantu kalau memang kalian anggap pemerintah lamban dan malas…silahkan…datang langsung sendiri…terjun langsung…mari kita bahu membahu bersama…tidak ada yang melarang untuk kalian datang kemari…tidak ada pengusiran…tidak pula hukuman…jdi tidak ada alasan bagi kalian kalau memang niat membantu untuk tidak datamg kemari

Seperti seorang yang melihat kebakaran di depannya…bukannya memadamkan api…tapi malah sibuk mengomentari lambatnya pemadam kebakaran yang datang…

Jangan kalian tambah penderitaan saudara saudara kita di lombok dengan menjadikan penderitaan mereka sebagai alat para elite politik untuk mencapai ambisi mereka

Salam Satu Indonesia…untuk saudara di lombok!💪🏻💪🏻💪🏻💪🏻💪🏻

NB:
1.Foto di bawah adalah grup WA tim kesehatan yang tersebar di seluruh wilayah lombok…tak pernah berhenti berdering…terus jalan koordinasi…24 jam
2.Buat relawan yang datang hrap melapor ke dinas terkait…agar terdata berapa tenaga yang tersebar di lapangan ini juga penting untuk pendistribusian bantuan seperti yang dilakukan oleh teman teman relawan BSMI yang melapor ke dinas kesehatan”

Semoga dengan tulisan dari wall dr. Andi Mohammad Arda bisa membungkam fitnah-fitnah dan provokasi politis yang terjadi belakangan ini. Sungguh kasihan para korban yang sedang di landa bencana, malah di jadikan bahan politik untuk menyerang pemerintahan.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed