Trump: Kesabaran AS Sudah Habis Terhadap Korea Utara

Liputan Indo Presiden Amerika Serikat Donald Trump mendeklarasikan kesabaran strategis AS sudah habis dalam menghadapi serangan rezim Korea Utara yang di pimpin oleh Kim Jong-un dalam beberapa serangan rezim.

Trump menambahkan, Amerika Serikat akan selalu berusaha mempertahankan diri dan sekutunya dari serangan rezim Korea Utara.

Dalam jumpa pers di Taman Mawar, Gedung Putih bersama Presiden Korea Selatan Moon Jae-in, Trump menyebut Korea Utara sebagai pengganggu yang tak bisa menghargai kehidupan rakyat.

“Kami mendesak agar Korea Utara memilih jalan yang benar dan berhenti melakukan serangan rezim terhadap AS ataupun negara lainnya,” ujar Trump, Jumat (30/6/2017).

Sudah beberapa kali Trump melontarkan kecaman terhadap pemerintah Korea Utara antara lain menyebutnya sebagai “rezim brutal” setelah kematian salah satu mahasiswa yang bernama Otto Warmbier.

“Era kesabaran strategis dalam menghadapi rezim Korea Utara sudah habis dan terus terang kesabaran kami sudah habis,” kata Trump.

“Tujuan utama kami hanyalah perdamaian, stabilitas, dan kemakmuran di kawasan itu tetapi Amerika Serikat selalu akan mempertahankan diri dan para sekutunya,” Trump menegaskan.

Trump juga menyinggung kematian mahasiswa Otto Warmbier yang sempat ditahan 18 bulan di Korea Utara setelah dituduh menjadi mata-mata oleh otoritas Korut.

“Amerika Serikat menyerukan kepada seluruh negara di dunia untuk menjatuhkan sanksi dan menuntut rezim Korea Utara memilih jalan yang benar demi kebaikan rakyatnya yang sudah lama menderita,” Trump menegaskan.

Tak lupa Trump melontarkan pujian soal aliansi antara Amerika Serikat dan Korea Selatan sebagai sebuah batu penjuru perdamaian dan keamanan di bagian dunia yang paling rentan itu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *