Tragis!!! Siswi SMKN 6 Pontianak Tewas Ditangan Kekasihnya Tepat Pada Malam Tahun Baru 2018

Liputan Indo Tahun Baru biasanya dilewati dengan semangat dan kebahagiaan bagi semua orang. Namun tahun ini keluarga Yanti malah harus melewati tahun baru dengan kesedihan yang mendalam akibat pembunuhan sadis yang menimpah anaknya yang bernama Vela (Lie Chu).

Mata Ibu Yanti yang merupakan ibu kandung Vela terlihat merah dan sembab karena menangis sejak semalam hingga sore ini. Kepedihan yang mendalam terlihat di wajah Yanti.

Vela yang masih duduk dibangku pendidikan di SMKN 6, jadi korban pembunuhan sadis. Vela diketahui tewas ditangan kekasihnya sendiri.

Saat ditemui sejumlah wartawan, Yanti menuturkan bahwa pada minggu malam Vela sempat membelikan durian dan rambutan untuk nya dan sempat memijit dirinya yang sedang lelah.

Yanti mengungkapkan bahwa vela merupakan anak yang sangat baik dan berbakti pada kedua orang tuanya. Selain sekolah vela pun ikut membantu ekonomi keluarga dengan berjualan sayur dan membantu memanen buah pepaya.

“Kemarin malam dia pulang dan sempat belikan saya durian sama rambutan, terus mijitkan badan saya, sambil bercerita tentang cita-citanya, katanya si pengen bikin saya bahagia, nanti kalau saya sudah menikah mama ikut vela ya, katanya begitu,” ungkap Yanti.

Satu di antara guru di SMK 6 Mansyur, menuturkan bahwa korban merupakan siswi yang baik dan teladan, kendati dirinya tidak mengajar secara langsung, namun dirinya cukup mengenal baik korban.

Vela (Lie Chu) Siswi SMKN 6 Pontianak yang Tewas Ditangan Kekasihnya
Vela (Lie Chu) Siswi SMKN 6 Pontianak yang Tewas Ditangan Kekasihnya

“Vela jurusan Multimedia. Saat ini dia duduk di kelas 2, dalam kesehariannya Vela ini baik, supel, tidak sombong, tidak membeda-bedakan orang, dia biasa bangun jam 3 bantu ayahnya metik pepaya. Vela bahkan terkadang pernah minta ijin masuk kekelas agama saya untuk belajar, saya mempersilakan dengan senang hati,” tuturnya.

Mawar, tetangga korban sekaligus teman korban menambahkan bila Vela merupakan sosok seorang yang ramah, baik, mau bergaul dengan siapapun. Bahkan dengan dirinya yang masih duduk di bangku SMP, Vela sering berkumpul bersama.

Anak ke 5 dari 9 bersaudara ini merupakan anak yang sangat baik dimata keluarga, teman, dan gurunya. Mereka pun tidak menyangka Vela akan pergi secepat ini dengan tragis.

Saat ini pelaku yang bernama Achoi tengah diamankan di Rumah Sakit Anton Soejarwo karena berusaha melawan saat diamankan oleh petugas dari Polsek Pontianak Utara dan terpaksa dilumpuhkan kakinya dengan timah panas.

Petugas dari Polsek Pontianak Utara Lumpuhkan Achoi Dengan Timah Panas Saat Penangkapan
Petugas dari Polsek Pontianak Utara Lumpuhkan Achoi Dengan Timah Panas Saat Penangkapan

Sementara Jenazah LC kini berada di RS Soedarso untuk dilakukan visum.

Achoi mengaku menyesal karena telah membunuh kekasihnya dengan menggunakan jaket yang diikatkannya pada leher LC. Achoi pun menambahkan ia nekat membunuh kekasihnya karena merasa cemburu akibat LC selingkuh.

Leave a Reply