Tragis Seorang Ibu Tega Menaruh Bayi di Freezer Hingga Tewas Membeku

Liputan Indo Warga Jalan Pulau Bunyu, Kelurahan Kampung I, kota Tarakan, Kalimantan Utara, dibikin geger dengan temuan seorang jasad bayi mungil yang tewas membeku dalam freezer. Sehingga Ibu kandung sang bayi yang berinisial, S (24) akhirnya ditahan Satreskrim Polres Tarakan. Bayi mugil yang tewas membeku itu ditemukan oleh karyawan di dalam freezer rumah majikannya sekaligus salah satu kantor pencucian mobil.

“Awalnya seorang karyawan hendak mengambil sayur yang mau di masak di dalam freezer, namun malah menemukan sebuah bungkusan aneh di plastik hitam. Begitu melihat isinya, karyawan itu kaget bukan main lantaran bungkusan itu berisi jasad bayi,” kata Kasat Reskrim Polres Tarakan AKP Choirul Jusuf, Kamis (3/8).

“Saat ditemukan, tali pusarnya masih ada. Hasil pemeriksaan terbaru, dari visum medis, sementara itu jasad bayi perempuan. Sebelumnya sempat dikira laki-laki, karena kelaminnya tertutup tali pusar. Bayi itu membeku,” ujar Choirul.

Dari temuan itu, pekerja pencucian mobil melapor ke Polres Tarakan yang kemudian ditindaklanjuti mencari tahu orang tua bayi.

“Akhirnya diamankan seorang wanita, yang tak lain adalah istri dari pemilik pencucian mobil,” sebut Choiril.

“Jadi waktu ditemukan bayi dalam freezer itu, kita amankan pelaku S di lokasi pencucian mobil itu, setelah kita panggil bersangkutan untuk memberikan keterangan,” ungkap Choiril.

“Setelah kita amankan, kita interogasi. Akhirnya mengakui, setelah awalnya tidak mengaku,” tambahnya lagi.

Saat ini, S berparas cantik itu meringkuk di sel penjara Polres Tarakan. Dia masih menjalani pemeriksaan intensif penyidik, sejak Rabu (2/8) malam kemarin. “Keterangannya masih kita dalami,” sebut Choirul.

Lima saksi dimintai keterangan polisi. Kasus itu sendiri kini menyita perhatian publik Kota Tarakan, lantaran pelaku begitu sadis menyimpan bayi tak berdosa, di dalam freezer yang bersuhu teramat dingin.

“Tidak kurang lima saksi. Dua pekerja, suami pelaku, penjaga tempat pencucian, dan seorang saksi lagi. Tidak menutup kemungkinan saksi bertambah,” demikian Choirul.

Keterangan dihimpun, bayi itu dalam posisi kaki terlipat ke atas, dan masih bertali pusar. Bayi itu diperkirakan berusia dua pekan, mengingat tali pusarnya yang masih terpasang di tubuh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *