Terungkap, Setya Novanto Sempat Kembalikan Hadiah Jam Tangan Mahal Sebelum Jadi Tersangka

Liputan Indo Setya Novanto pernah mengenakan jam tangan mahal dengan merek Richard Mille seharga Rp 1,3 miliar sekitar lima tahun lalu. Namun jam tangan itu sudah di kembalikan kepada si pemberi awal tahun.

Ketua DPR itu menerimanya sebagai hadiah ulang tahun pada 12 November 2012 lalu. Namun setelah di pakai 5 tahun, dia kemudian mengembalikannya kepada si pemberi yakni terdakwa korupsi e-KTP Andi Agustinus alias Narogong pada awal tahun 2017.

Berdasarkan keterangan dari Andi, Novanto mengembalikannya karena proyek e-KTP sudah sangat ramai diberitakan dan sudah ada tersangka dalam kasus tersebut.

“Jadi sebelum saya ditangkap awal tahun 2017 saya ketemu Pak Nov. Pak Nov kembalikan jam tangannya. ‘Ini ribut-ribut e-KTP saya kembalikan’, “ kata Andi Narogong sembari menirukan ucapan Novanto saat diperiksa sebagai terdawa di Pegadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Kamis (30/11/2017).

Jam tangan merek Richard Mille itu adalah pemberian Andi Narogong bersama rekannya Direktur Biomorf Lone LLC Johannes Marliem. Marliem adalah penyedia Automated Finger Print Identification System (AFIS) merk L-1 yang dipakai e-KTP.

Dalam pembelian jam tangan mahal itu, Andi memberikan Rp 650 juta kepada Marliem dan Marliem sendiri yang membelinya di California, Los Angeles, Amerika Serikat.

Namun karena dikembalikan kepada Andi, Andi kemudian menyuruh saudaranya Vidi Gunawan untuk menjual jam tangan tersebut di Blok M seharga sekitar Rp 1 miliar.

“Kemudian Rp 650 juta saya ambil sisanya saya berikan ke staf Johannes Marliem. Pak Raul kalau tidak salah,” kata Andi Narogong.

Leave a Reply