Ternyata Serangan Hoaks Terhadap Prabowo Sangat Merugikan Partai Gerindra

Liputan Indo Gerindra dengan tegas menolak adanya hoaks atau kabar bohong. Ketua DPP Bidang Advokasi dan Hukum Partai Gerindra, Habiburokhman menegaskan partai besutan Prabowo Subianto ini merasa dirugikan atas serangan hoaks.

“Kita enggak ada kepentingan untuk memproduksi hoaks, bahkan kita dirugikan terus nih (dengan hoaks),” ujar Habiburokhman di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (8/4).

Dia membeberkan, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto bahkan sudah terkena hoaks. Hal itu terkait Pilpres 2019. “Pertama misalnya soal Prabowo disebut pesimis, itu hoaks dari yang hoaks, tapi siapa yang mau memberantasnya,” ucapnya.

Oleh karena itu guna menangkal hoaks, lanjut Habiburokhman, Partai Gerindra pun tidak hanya tinggal diam.

“Tentu kita akan lawan dengan memberikan pencerahan dan kami sebagai partai politik sudah melaksanakan fungsi utama yaitu memberikan pendidikan politik secara regular dan secara masif,” kata dia.

Habiburokhman menjelaskan, pendidikan politik tersebut diberikan di Padepokan Garuda Yaksa milik Partai Gerindra.

“Itu setiap saat dari hari Senin sampai hari Sabtu itu selalu ada pendidikan politik massal. Disitu salah satunya adalah bagaimana kita memanage informasi, bagaimana menyaring informasi yang benar kepada peserta masyarakat pendidikan politik tersebut,” papar Habiburokhman.

Habiburokhman menyebut, Partai Gerindra memiliki tim khusus untuk menangkal hoaks ini dengan mendirikan Badan Komunikasi di bawah pimpinan Wakil Ketua Umum DPP Gerindra Fadli Zon.

“Tim khusus kita ada Badan Komunikasi di bawah Pak Fadli Zon, dimana tugasnya menyampaikan informasi yang akurat kepada masyarakat,” tuturnya.

Sedangkan untuk memberantas hoaks, menurut Habiburokhman dirinya yang menjadi Ketua. “Tapi kalau dalam konteks memberantas, kita ada lembaga advokasi, saya sendiri Ketua Bidang Advokasi di DPP, kita rutin,” terang dia.

Bahkan, lanjut Habiburokhman, di dalam lembaga advokasi itu ada lima tim pemberantas hoaks, yaitu alpha, bravo, charlie, delta, echo.

“Kita melakukan patroli siber soal hoax-hoax yang terutama merugikan kita atau merugikan masyarakat dan kita akan rutin. Makanya kalau temen-temen liat saya sering ke Bareskrim, melaporkan, itu berdasarkan temuan dari lima tim dibawah lembaga advokasi itu,” tegas Habiburokhman.

Sumber : Merdeka

Leave a Reply