Ternyata Order Fiktif Menimpa Gojek Berawal Dari Kisah Asmara

Liputan Indo Dalam beberapa hari ini orderan fiktif yang menimpah Gojek menjadi viral, hal ini dikarenakan orderan dari orang misterius dengan tertuju pada Julianto Sudrajat alias Jajat yang merupakan salah satu pegawan bank dari kawasan Matraman.

Sehingga pegawai bank di kawasan Matraman, Jakarta Timur, itu mendadak diburu sejumlah wartawan. Pengakuan dari Julianto bahwa dia telah menjadi korban dari order jasa antar makanan berbasis aplikasi online Gojek menjadi viral.

Sudah ada puluhan makanan tidak bertuan datang padanya. Ada sejumlah pesanan makanan via Gofood yang datang dialamatkan tertuju padanya tanpa tahu siapa pengirim dan tanpa persetujuan darinya.

Alhasil, Julianto pun mengalami kerugian finansial. Kondisi yang kurang lebih sama juga menimpa pihak Gojek.

Jajat bahkan telah melakukan klarifikasi terkait hal tersebut sekaligus meminta maaf kepada pihak gojek. Ternyata Jajat tidak sendiri. Hal serupa juga menimpa salah satu petugas Penanganan Sarana dan Prasarana Umum (PPSU).

Salah satu anggota pasukan oranye itu bernama Ahmad Maulana. Ia bahkan melaporkan kasus ini ke Polsek Tanah Abang. Namun, Kanit Reskrim Polsek Metro Tanah Abang Kompol Mustakim mengaku belum menerima laporan itu.

“Belum ada. Belum ada laporan (order fiktif gojek) yang masuk ke kantor,” ucap Mustakim.

Leave a Reply