Ternyata Ini Alasan Tersangka Bunuh Anaknya Dalam Freezer

Liputan Indo Tersangka yang berinisial S (24) diduga tega membunuh dan menyimpan jasad buah hati yang baru dilahirkannya ke dalam freezer hingga tewas membeku. S yang tak lain adalah Istri siri dari bos cucian mobil di Tarakan tersebut nekat berbuat keji lantaran tak ingin beban hidupnya bertambah berat, dengan lahirnya anak kedua.

Kasus yang menggemparkan warga Jalan Pulau Bunyu, Kelurahan Kampung I, kota Tarakan, Kalimantan Utara tersebut bermula saat salah satu karyawan cucian mobil hendak memasak, malah menemukan jasad bayi yang sudah tewas membeku di dalam freezer.

“Begitu membuka freezer, terlihat sebuah bungkusan plastik hitam. Setelah di buka, isi nya cukup mengejutkan yang berisi jasad bayi,” kata Kasat Reskrim Polres Tarakan AKP Choirul Jusuf, Kamis kemarin.

Saat ditemukan jasadnya, tali pusar masih menyambung di bayi berjenis kelamin perempuan itu. Sementara posisi kaki terlipat ke atas. Bayi malang diperkirakan berusia dua pekan.

Kemudian karyawan melapor ke Polres Tarakan. Setelah dilakukan pengembangan, polisi akhirnya menangkap S di tempat cucian mobil.

Saat diinterogasi petugas, S awalnya menyangkal semua perbuatannya. Namun akhirnya wanita berparas cantik tersebut mengakui. Hasil pemeriksaan awal, S tega membunuh bayinya karena tidak ingin anak keduanya lahir dan membuat beban hidup sebagai istri siri bertambah.

“Motifnya, dia alasan dengan pemilik rumah pencucian mobil itu adalah nikah siri. Setelah sempat lahir anak pertama, alasannya dia tidak bisa ngurus anak pertama itu, karena memang tidak tinggal dengan suaminya. Dia mengurus sendiri anak pertamanya di rumah, bukan di pencucian mobil itu,” ungkap Choirul.

Dia tak ingin anak kedua yang lahir ini juga terlantar. Terlebih anak pertamanya hingga kini belum memiliki akta kelahiran.

Saat proses persalinan anak keduanya tersebut, S melakukan sendirian. Dia melahirkan dalam bak di kamar mandi. Sedangkan Sang suami bahkan tidak mengetahui.

“Usai melahirkan bayinya dalam kamar mandi, dia kemudian mencari gunting. Tidak lama kemudian, dia nekat memotong sendiri tali pusar anaknya,” cerita Choirul.

Nyaris tidak ada yang mendengar suara tangisan sang bayi saat itu, hingga akhirnya bayi tak berdosa itu meregang nyawa di dalam freezer dengan suhu yang sangat dingin.

Ditanya lebih jauh, bagaimana bayi itu bisa meregang nyawa di tangan ibunya sendiri, dalam keterangannya S punya alasan.

“Dia kan melahirkan pakai median air, dalam bak mandi. Anaknya lahir (bayi terendam dalam air), setelah diangkat bayi itu sudah tidak bernyawa,” ungkap Choirul.

“Dia melakukannya sendiri. Suaminya sendiri tidak tahu S sedang hamil. Memang, suaminya sempat bertanya apakah sedang hamil. Nah, S ini beralasan tidak, melainkan sakit biasa. Dia menutupi kehamilan anak keduanya, dari suami sirinya itu,” terang Choirul.

Lima saksi telah dimintai keterangan polisi, dua karyawan, suami pelaku, penjaga tempat cuci dan seorang saksi lagi. Polisi memastikan tidak menutup kemungkinan saksi bakal bertambah.

Polisi juga mengamankan barang bukti berupa dua mesin freezer dari tempat pelaku menyimpan jasad bayi.

Berikut ini Video Rekonstruksi Kelahiran bayi ini : 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *