Seorang Ibu Dihantui Pikiran Buruk dan Keluarganya Terancam Hancur, Setiap Bayinya Digendong Bidan Ini

Liputan Indo – Seorang bidan yang bernama Joanne Lumsden muncul dalam acara TV One Born Every Minute diduga menjadi selingkuhan dari seorang pria yang istrinya pernah ia rawat selama persalinan.

Joanne Lumsden, yang bekerja di Liverpool Women’s Hospital ketika ia tampil di reality show, dipahami telah membantu melahirkan ratusan bayi. Tetapi untuk satu kejadian ini, Lumsden gagal untuk bersikap profesional.

Joanne Lumsden Bekerja Sebagai Bidan di Liverpool Women’s Hospital
Joanne Lumsden Bekerja Sebagai Bidan di Liverpool Women’s Hospital

Sang istri sah, yang telah meminta untuk tidak disebutkan namanya, mengatakan bahwa dia sekarang “dihantui” oleh pikiran bahwa wanita yang menjadi selingkuhan suaminya menggendong putrinya.

Menurut Liverpool Echo, ayah bayi itu pergi berlibur ke Benidorm tak lama setelah istrinya hamil, dan di sanalah sang ayah dilaporkan bertemu dengan Lumsden. Ketika dia kembali dari perjalanan, wanita itu melaporkan bagaimana sauaminya mulai bertindak ‘aneh’ dan secara rutin akan melewatkan pemeriksaan.

Tahun lalu, saat istrinya dirawat di rumah sakit untuk operasi caesar yang direncanakan, sang pria malah melewatkan momen kelahiran anaknya. Menurut sang istri, suaminya sengaja tidak hadir karena khawatir tentang perselingkuhannya akan terungkap.

“Sebagai seorang ibu yang menantikan kelahiran bayinya, aku menjadi sasaran paling mengerikan yang bisa dibayangkan oleh seorang ibu.”

“Karena setiap wanita yang akan melahirkan bayi mereka akan mengerti, saya menaruh kepercayaan saya sepenuhnya ke tangan bidan yang saya pikir adalah seorang profesional medis yang terbaik.”

“Ini telah menyebabkan kehancuran keluarga.” Nyonya Lumsden memilih untuk membuat konflik berminggu-minggu, dan berhari-hari menjelang kelahiran putri saya.”

“Sebagai seorang wanita, saya sekarang tinggal dengan kenangan mengerikan seumur hidup tentang bidan yang menggendong bayi saya yang baru lahir di pelukannya dengan membayangkan bahwa dia melakukan hubungan seksual dengan ayah bayi saya selama kehamilan saya.”

“Sepenuhnya saya sadar bahwa saya berada di bawah perawatan tempat kerjanya.” Ini akan menghantui saya selama saya hidup.”

“Wanita itu menggendong bayi saya dalam pelukannya sambil menyadari bahwa dia telah terlibat dalam aktivitas seksual baru-baru ini dengan ayah sang bayi.”

Kini Lumsden menghadapi hukuman atas tindakan indisipliner. Sehari setelah kelahiran bayi, sang ibu mengklaim bahwa Lumsden bahkan mengungkapkan bahwa dia bertemu dengan selingkuhannya di Benidorm.

Lumsden mengaku telah ‘mengusap suncream’ ke punggung selingkuhannya. Seminggu kemudian, ketika sang bidan mengunjungi rumah ibu itu, sang ibu mengklaim bahwa Lumsden menangis dan menceritakan apa yang telah terjadi.

Sang ibu mengklaim bahwa Lumsden kemudian meneleponnya untuk berbicara tentang perselingkuhan. Lumsden tidak lagi bekerja di rumah sakit.

Bidan masyarakat itu dilaporkan menjadi subjek proses indisipliner, meskipun tingkat proses tersebut tidak diketahui. Rumah sakit telah meminta maaf atas peristiwa ini, dan telah memberi tahu dia bahwa keluhan itu akan dituntaskan.

Seorang juru bicara untuk Liverpool Women’s Hospital mengatakan:

“Meskipun kami tidak dapat membahas detail kasus perorangan karena kerahasiaan pasien, kami dapat mengonfirmasi bahwa proses hukuman telah berjalan.”

“Pasien juga mengajukan keluhan resmi dan kami telah berkomunikasi secara teratur dengan mereka selama proses pengaduan. Kami ingin meminta maaf atas masalah yang ditimbulkan pada pasien.”

Leave a Reply