Sempat Menolak, Cristiano Ronaldo Akhirnya Setuju Berkolaborasi Dengan Maurizio Sarri di Juventus

Liputanindo.com Megabintang Juventus, Cristiano Ronaldo sempat menolak kedatangan eks pelatih Napoli, Maurizio Sarri, sebagai pelatih di I Bianconeri. Namun pada akhirnya Cristiano Ronaldo juga setuju Sarri akan jadi pelatih selanjutnya di Juventus.

Sejak awal, Juventus dan Cristiano Ronaldo dikabarkan berbeda pendapat terkait sosok pelatih idaman yang akan menggantikan Massimiliano Allegri. Juventus yang sudah memiliki dua kandidat, yakni juru taktik Chelsea, Maurizio Sarri, dan peracik strategi Tottenham Hotspur, Mauricio Pochettino.

Juventus bertekad mendatangkan salah satunya, mengingat pada musim 2018-2019, Sarri dan Pochettino sama-sama menggoreskan tinta emas.

Sarri membawa Chelsea untuk kedua kalinya sejak 2013 memenangi Liga Europa. Sementara Pochettino mampu membuat Spurs mencicipi final Liga Champions perdana.

Namun di sisi lain, Megabintang Juventus malah tak sepakat dengan Juventus. Bahkan Ronaldo juga mengajukan dua nama terbaik untuk menjadi allenatore I Bianconeri. Dua nama tersebut adalah Jose Mourinho dan Carlo Ancelotti.

Mourinho dan Ancelotti sama-sama pernah berkolaborasi dengan Ronaldo di Real Madrid. Keduanya pun mampu memberikan hasil yang terbaik dengan meraih sejumlah gelar juara bersama Madrid.

Jose Mourinho dan Cristiano Ronaldo

Mourinho dan Ronaldo di Madrid mampu mempersembahkan gelar Copa del Rey (2011), Piala Super Spanyol (2012), dan Liga Spanyol (2012) untuk Los Blancos.

Carlo Ancelotti dan Cristiano Ronaldo

Sementara itu, di bawah pimpinan Ancelotti, Ronaldo membawa Real Madrid menjuarai Copa del Rey, Liga Champions, Piala Super Eropa, dan Piala Dunia Antarklub yang seluruhnya diraih pada tahun 2014.

Namun, Jose Mourinho dilaporkan enggan menukangi Juventus demi menghormati Inter Milan yang diasuhnya dalam kurun waktu 2008-2010. Juventus juga akan kesulitan mewujudkan impian Ronaldo merekrut Ancelotti yang masih terikat kontrak hingga 30 Juni 2021 dengan Napoli.

Hal ini pun membuat Cristiano Ronaldo terpaksa menyetujui kedatangan Maurizio Sarri di Real Madrid. Pasalnya, Sarri diprediksi akan menularkan gaya sepak bola menyerang seperti saat menangani Napoli dan Chelsea.

Gonzalo Higuain Bersama Maurizio Sarri

Sarri membuat Gonzalo Higuain menjadi top scorer terbaik sepanjang masa di Liga Italia ketika melatih Napoli pada 2015-2016. Kala itu, Higuain menceploskan 36 gol dalam semusim.

Maurizio Sarri dan Eden Hazard

Sementara di Chelsea, Maurizio Sarri mengeluarkan potensi maksimal Eden Hazard yang sukses mengemas 21 gol pada musim 2018-2019. Torehan Hazard tersebut menjadi yang tertinggi dalam semusim sejak dirinya bergabung dengan Chelsea pada 1 Juli 2012.

Cristiano Ronaldo disinyalir ingin mengembalikan produktivitasnya bersama Maurizio Sarri. Pada musim ini, Ronaldo cuma mencetak 28 gol untuk Juventus. Padahal, dalam lima musim terakhir bersama Real Madrid, Ronaldo selalu menyarangkan lebih dari 40 gol dalam semusim.

Facebook Comments

Leave a Reply