Sehari Setelah Siti Aisyah Bebas, Pemerintah Vietnam Juga Minta Malaysia Bebaskan Doan Thi Huong

Liputanindo.com – Vietnam pada Selasa meminta Pengadilan Tinggi Malaysia untuk membebaskan Doan Thi Huong, warga Vietnam yang dituduh membunuh saudara tiri pemimpin Korea Utara di Kuala Lumpur, sehari setelah Siti Aisyah yang juga rekan Huong asal Indonesia dalam pembunuhan itu tiba-tiba dibebaskan.

Warga negara Vietnam, Doan Thi Huong diadili karena terlibat pembunuhan terhadap Kim Jong-nam, saudara tiri Kim Jong-un di bandara Kuala Lumpur, Malaysia pada tahun 2017 lalu. Dalam kasus itu, Huong dituduh bersama Siti Aisyah asal Indonesia, yang tiba-tiba dibebaskan pada hari Senin oleh Pengadilan Tinggi Malaysia di mana keduanya sudah sempat di vonis hukuman mati.

Hal itu membuat Menteri luar negeri Vietnam, Pham Binh Minh, langsung menelepon Menteri Luar Negeri Malaysia Saifuddin Abdullah, untuk meminta Huong dibebaskan juga dari vonis hukuman mati.

“(Dia) meminta Malaysia untuk memastikan persidangan yang adil, dan membebaskan Doan Thi Huong,” laporan radio Voice of Vietnam.

Huong dijadwalkan menjalani sidang pada Kamis (14/3/2019) di Pengadilan Tinggi Malaysia, setelah pengacaranya meminta jaksa agung untuk menarik dakwaan pembunuhannya. Jaksa penuntut dapat memutuskan kemudian untuk memberi tahu pengadilan apakah usaha tersebut berhasil.

Panggilan dari menteri luar negeri Vietnam adalah permintaan publik yang belum pernah terjadi sebelumnya dari Hanoi, yang umumnya tidak terlibat dalam kasus kriminal yang melibatkan warganya di luar negeri.

Vietnam sudah menyediakan penasihat hukum untuk Huong, tetapi telah menahan diri dari melobi publik untuk pembebasannya sampai Selasa.

Pembebasan Siti yang tiba-tiba memicu pertanyaan tentang gangguan dalam sistem peradilan Malaysia, terutama setelah pemerintah Indonesia mengungkapkan bahwa mereka telah melobi Kuala Lumpur dalam kasus ini.

Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad mengatakan pada hari Selasa bahwa keputusan membebaskan Siti Aisyah sejalan dengan aturan hukum.

Siti Aisyah dan Doan Thi Huong
Huong dan Siti secara konsisten menyangkal tuduhan pembunuhan dan mengatakan mereka ditipu seoorang agen untuk melakukan pembunuhan menggunakan zat beracun yang mereka anggap sebagai lelucon

Pengacara perempuan mengatakan bahwa pembunuh sebenarnya adalah empat orang warga Korea Utara yang secara resmi dituduh melakukan kejahatan bersama. Namun mereka berhasil melarikan diri dari Malaysia setelah pembunuhan.

Leave a Reply