oleh

Sebagai Rasa Terima Kasih, Pasien Kanker di Argentina Membuat Tatto Wajah Sang Dokter di Punggungnya

Internasional Seorang survivor kanker dari Argentina, membuat kejutan untuk dokter yang sudah menyelamatkan dia dari kanker dengan membuat tato wajah dokter beserta rumah sakit di punggungnya.

Beberapa bulan yang lalu, seorang pemuda bernama Nano Salguero berasal dari Alejo Ledesma, Argentina didiagnosa mengidap kanker usus besar dari rumah sakit di daerahnya.

Karena ketidaktersediaan alat operasi yang lengkap, Nano Salguero disarankan untuk dioperasi di Hospital de Clinicas, Rumah Sakit Pusat di Argentina. Nano Salguero dioperasi oleh Dr. Paul Lada, dokter yang sudah berpengalaman selama 42 tahun menangani pasien kanker.

Operasi yang dilakukan oleh Dr Paul berhasil dengan baik, dan saat ini Nano sedang masuk dalam tahap pemulihan dari operasinya.

Baru-baru ini, Nano mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada sang dokter yang sudah berhasil mengoperasinya dengan mengirim foto yang memperlihatkan tatto dengan wajah Dr. Paul dan rumah sakit yang sudah mengoperasinya.

Dilansir dari cronica.com.ar, Nano mengungkapkan alasannya mengapa dia membuat tatto dengan wajah dokter Paul di punggungnya.

“Dr Paul sudah menyelamatkan hidup saya, saya mengidap kanker usus besar dan saya dioperasi oleh dokter. Saya datang ke rumah sakit dengan keadaan yang buruk, dan keluar dari rumah sakit dengan kondisi yang lebih baik,” ungkap Nano.

Nano Alguero, seorang pemuda survivor kanker memutuskan menatto punggungnya dengan wajah sang dokter sebagai penghormatan dan kekaguman pada Dr. Paul Lada yang sudah ‘bekerja dengan cinta’ untuk menyelamatkan dirinya.

Nano juga menambahkan bahwa dia membuat tatto tersebut untuk dirinya sendiri bukan Dr Paul, awalnya dia tidak ingin menunjukkan tatto tersebut pada dokter. Namun setelah hari ulang tahunnya, Nano memutuskan untuk memberi tahu dokternya.

Dokter Paul tentu sangat terkejut dengan apa yang dilakukan oleh Nano, selama 43 tahun menjadi dokter kanker, baru kali ini ada yang menatto wajah dirinya sebagai rasa terima kasih.

Dokter Paul menambahkan bahwa yang menyelamatkan Nano tidak hanya dirinya sendiri, ada beberapa pihak yang telah turut bekerja sama untuk menyelamatkan Paul seperti residen dan para perawat.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed