Sandiaga Minta Bantuan Pakar Untuk Menganalisa Lokasi Blok G yang Sepi Pembeli

Liputan Indo Belakangan ini Pasar Tanah Abang Blok G tengah mengalami krisis pembeli. Hal ini terjadi dampak dari penataan kawasan Tanah Abang yang di lakukan wakil gubernur DKI Jakarta. Sehingga pedagang di Blok G mengalami penurunan omzet, karena sepi pengunjung.

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno, sedang mengkaji keperuntukkan Blok G sebagai tempat jualan. Pihaknya pun melibatkan pengamat untuk menganalisa lokasi tersebut.

“Kami mohon bantuan pakar-pakar, dari masyarakat juga bagaimana memastikan Blok G maupun beberapa tempat yang sekarang kosong di Tanah Abang,” tutur Sandiaga, Rabu (27/12/2017).

Dia menjelaskan, kawasan Blok G sejak awal penataan ulang pada tahun 2012 terlihat sepi. Hal ini karena lokasi tempat berjualan tersebut tidak terintegrasi sehingga tidak dipadati pengunjung.

Adanya situasi itu, dia memprediksi, jumlah pengunjung akan turun secara alami, karena lebih memilih berbelanja di lokasi yang baru ditata, pada Jumat lalu. Saat ini, pihaknya masih mendata pedagang di Blok G untuk kemudian secara perlahan dipindahkan ke bawah.

Pasar Tanah Abang Block G Sepi Pengunjung
Pasar Tanah Abang Block G Sepi Pengunjung

“Untuk sementara karena kami long term itu transit oriented development jadi long term kami sudah tahu maunya apa dan ini kan temporary, dan dua-tiga tahun ke depan ini bisa kami komunikasikan dengan baik,” kata dia.

Sementara itu, Blok G akan dibangun ulang dan diubah keperuntukkannya. Mungkin menjadi tempat pemberhentian dari LRT, dalam sarana yang terintegrasi.

“Jadi untuk sementara apakah bisa jadi olahraga futsal atau coworking space bisa secara cepat diadakan sehingga kembali trafficnya ke blok G. Ini pemikiran yang sekarang lagi berkembang,” tambahnya.

Leave a Reply