Promosikan Liquid Ganja, Seorang Selebgram Asal Jambi Ditangkap Polisi

Liputanindo.comSeorang selebgram yang bernama ZB (22), adalah mahasiswa sebuah perguruan tinggi negeri di Jambi, ditangkap polisi terkait mempromosikan liquid dari China dan liquid dari Inggris. Dari kedua produk yang di promosikan, liquid dari Inggris yang menggandung ganja (narkoba).

ZB Warga RT 08, Kelurahan Kenali Besar, Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi, itu ditangkap terkait kasus narkotika yang terdapat pada produk liquid yang di promosikan.

Liquid yang di promosikan ZB ternyata mengandung ganja cair yang digunakan untuk para pengguna rokok eletrik (vape). Ganja-ganja tersebut dipaketkan dalam bentuk liquid.

Dengan modus itulah penyelundupan ganja cair dilakukan. Ditresnarkoba Polda Jambi berhasil mengamankan penyelundupan narkoba jenis ganja cair. Kali ini, ganja-ganja tersebut dipaketkan dalam bentuk liquid.

“Narkotika jenis ini produk Inggris. Ini baru pertama kali di Jambi,” ujar Direktur Reserse Narkoba Polda Jambi, Kombes Pol Eka Wahyudianta, didampingi Kabid Humas Polda Jambi, Kombes Pol Kuswahyudi Tresnadi, Senin (27/5).

Modus yang digunakan, kata Eka, tersangka merupakan selebgram yang direkrut oleh empat perusahaan guna mempromosikan liquid untuk vape. Ternyata, produk satu di antara perusahaan itu mengandung narkotika jenis cannabidiol.

Lebih lanjut, Eka mengatakan sejauh ini tersangka baru sebatas mempromosikan dan barang bukti juga belum beredar. Pasalnya, tersangka keburu ditangkap saat menerima paket liquid berisi narkotika tersebut.

“Penangkapan tersangka juga melibatkan pihak Bea Cukai,” sebut Eka.

Selebgram ZB Diupah Perbulan

Dia mengatakan pelaku diupah perusahaan tersebut per bulan. “Pelaku dibayar menggunakan dollar, per bulan dia diberikan upah 300 dollar,” jelasnya.

Menurut Eka, dari pengakuan tersangka, ZB telah menggeluti bisnis ini sejak 2015. Pada awalnya, tersangka mempromosikan liquid dari China.

Terkait kasus ini, diamankan sejumlah barang bukti, di antaranya beberapa botol liquid berisikan cannabidiol. Eka juga mengatakan saat ini pihaknya masih melakukan pengembangan kasus.

“Tersangka dijerat dengan Pasal 112 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35/2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara,” pungkasnya.

Sementara itu, tersangka ZB mengaku tidak mengetahui bahwa liquid yang dipromosikannya mengandung narkotika. “Nggak tahu saya, Pak,” ujarnya singkat.

Facebook Comments

Leave a Reply