oleh

Polisi Tangkap Pasangan Mahasiswa Dalam Kasus Pembuangan Bayi yang Baru Lahir di Kutai Kartanegara

Liputanindo.com Seorang bayi ditemukan warga di semak-semak sejauh 4 meter dari ruas jalan semenisasi Desa Loa Lepu RT 03 Kecamatan Tenggarong Seberang, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Provinsi Kalimantan Timur, Minggu (6/1/2019) pukul 16.00.

Penemuan bayi tersebut banyak beredar di media sosial. Dalam foto-foto yang beredar di media sosial, bayi tersebut ditemukan dalam keadaan masih hidup. Bayi tersebut digeletakkan di semak-semak pinggir jalan dengan dibalut kain bedong.

Hanya dalam kurun waktu sehari, Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Tenggarong Seberang berhasil mengamankan kedua orang tua bayi tersebut. Kedua orangtua bayi tersebut adalah sepasang mahasiswa berinisial SA (18) dan SW (19), warga Kutai Barat.

Setelah melakukan pemeriksaan terhadap pelaku, polisi membeberkan kronologi dan motif sejoli tersebut membuang bayi mereka.

Polisi Tangkap Pasangan Mahasiswa Dalam Kasus Pembuangan Bayi yang Baru Lahir di Kutai Kartanegara

Kepada polisi, keduanya mengaku telah berpacaran sejak masih SMA sekitar tahun 2015 lalu. Saat itu pelaku SW duduk di kelas 3, sedangkan SA kelas 1. Hubungan mereka terus berlanjut hingga kuliah di Samarinda. Bahkan keduanya tinggal satu rumah, yakni di rumah kos SA.

SW dan SA menjalankan kehidupan layaknya pasangan suami istri. Padahal keduanya mengaku bahwa hubungan asmara mereka tak direstrui oleh orangtua SW. Akibat kumpul kebo yang dijalani, SW hamil di luar nikah.

SW baru menyadari dirinya tengah mengandung pada Juli 2018. SW kemudian melahirkan di klinik bersalin Amanah, Samarinda, Sabtu (5/1/2019) pukul 19.30. Namun SW dan SA memutuskan untuk membuang bayi mereka yang baru lahir tersebut.

Penemuan Bayi di Kabupaten Kutai Kartanegara

Alasannya keduanya belum siap menjadi orangtua. Kedua sejoli tersebut juga belum memiliki pekerjaan tetap. Terlebih hubungan keduanya selama ini dilakukan diam-diam karena tak direstui orangtua.

“Dari laporan saksi terkait penemuan bayi di TKP, seluruh anggota kami langsung bergerak menyelidiki kasus ini. Hingga kami berhasil mengamankan SA di pinggir jalan, lalu mengamankan SW di rumah kost SA,” ujar Kapolsek Tenggarong Seberang Iptu Abdul Rauf.

SA dan SW kini telah ditetapkan sebagai tersangka oleh pihak kepolisian. Sementara bayi mereka mendapatkan perawatan intensif dari RSUD AM Parikesit dan mendapat perlindungan dari Pemda.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed