Polisi Tangkap Muncikari Gay Berkedok dua Terapis Pijat Via Facebook

Liputanindo.com Seorang muncikari yang bernama Utis Kesdian (30) ditangkap polisi terkait menyediakan jasa layanan prostitusi berbalut pijat atau pijit plus-plus kepada kaum gay melalui media sosial.

Utis mengaku telah beroperasi selama 1,5 tahun, usaha ini dilakukan di hotel kawasan Sunter, Jakarta Utara. dengan tarif Rp 500 ribu per orang. Baik pemijat maupun konsumen berjenis kelamin laki-laki.

“Modusnya, tersangka menawarkan jasa pijit plus atau pijit sensual layanan seksual melalui media sosial jenis Facebook,” ujar Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok, AKP Faruq Rozi melalui keterangan tertulis, Jumat (28/6/2019).

Penangkapan tersebut bermula dari temuan Unit III Krimsus Sat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok terkait adanya tindak perdangangan manusia.

Polisi melakukan patroli di media sosial dan menemukan akun Facebook dengan nama ‘Pijit Sensual‘ yang dikelola oleh Utis Kesdian. Pada akun tersebut, Utis menawarkan jasa pijat plus-plus yang dilakukan oleh laki-laki.

Pihak kepolisian akhirnya menjebak Utis dengan cara memesan dua terapis pijat plus-plus.

“Menindak lanjuti temuan itu anggota opsnal memesan dua orang tukang pijit yang melayani plus-plus dengan tarif Rp 500 ribu rupiah per orang,” tutur Faruq.

Akhirnya polisi yang menyamar membuat janji akan bertemu di hotel di kawasan Sunter, Jakarta Utara. Sekitar pukul 19.30 WIB, sesuai kesepakatan awal, pelaku bersama temannya bernama Wahyudin datang ke hotel itu dan memberikan pijit plus-plus.

“Sekira jam 20.40 WIB polisi melakukan penangkapan di kamar nomer 1304 hotel kawasan Sunter, Jakarta Utara dan didapati saksi dalam keadaan telanjang di dalam kamar hotel. Selanjutnya pelaku berikut barang bukti dibawa ke kantor Polres Pelabuhan Tanjung Priok guna proses penyidikan,” pungkas Faruq.

Atas perbuatannya, pelaku dikenakan Pasal 2 ayat (1) UU RI nomor 21 tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang.

Facebook Comments

Leave a Reply