Polisi Tangkap Mucikari Prostitusi Online yang Menjual Siswi SMP ke Oknum TNI di Ambon

Liputanindo.com Seorang oknum TNI berinisial Serda HE, terlibat kasus prostitusi online yang melibatkan anak di bawah umur. Dalam kasus ini, Serda HE diduga memesan dua siswi SMP berinisial NR (15) dab DA (14) untuk berkencan di Ambon, Maluku.

Kasus prostitusi online tersebut terungkap setelah seorang muncikari berinisial SH alias Ocah (25) yang menyediakan korban kepada serda HE ditangkap polisi. Muncikari berinisial SH (25) tersebut ditangkap setelah polisi mendapatkan laporan dari keluarga korban.

Kasubbag Humas Polres Pulau Ambon, Ipda Julkisno Kaisupy, korban bocah di bawah umur ini diduga sudah tiga kali melayani pria hidung belang.

“Para korban ini sudah tiga kali melayani pria hidung belang yang ditawari oleh Ocah. Sekali kencan mereka dibayar Rp150.000 hingga Rp200.000, tapi uangnya itu dibayar ke tersangka,” ungkap Ipda Julkisno Rabu (10/4/2019).

Setelah dipesan, korban dibawa muncikari ke rumah kosong untuk berhubungan badan dengan pelanggan, termasuk Serda HE. Di rumah kosong tersebut, korban dipaksa muncikari untuk menonton film porno sebelum akhirnya dipertemukan dengan pelanggannya.

“Dipertemukan di rumah kosong. Tersangka menyuruh nonton film porno setelah itu dia mempertemukan korban dengan pria hidung belang, dan saat itu mereka melakukan hubungan intim,” jelasnya.

“Tersangka (muncikari ) telah mengakui semua perbuatannya itu di hadapan penyidik,” ujarnya.

Atas perbuatan tersebut, tersangka dijerat dengan pasal berlapis yakni pasal 88 Undang-undang perlindungan anak dan pasal 2 undang-undang tindak pidana perdagangan orang dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Sementara Serda HE, semenjak kasus prostitusi online ini mencuat, serda HE menghilang dan tak menjalani tugas. Kepala Penerangan Kodam XVI Pattimura Kolonel Arm Sarkistan Sihaloho, mengatakan, pihaknya kini tengah melakukan pengejaran terhadap serda HE.

“Sampai saat ini, pelaku masih dalam pengejaran,” kata Sihaloho, Jumat (12/4/2019).

Meski kabur, disebutkan bahwa Serda HE belum keluar dari Maluku. “Dari tracing handphone, (pelaku) masih di Maluku,” katanya singkat.

Facebook Comments

Leave a Reply