Pergoki Nunung Pakai Sabu, Iyan Sambiran: Ancur-ancuran Sekalian Kamu Sudah Bohongi Saya

Liputanindo.com Julian Jan Sambiran atau lebih akrab di panggil Iyan Sambiran, suami Nunung Srimulat marah besar saat sang istri ketahuan kembali mengonsumsi narkoba belakangan ini. Kemarahan sang suami diungkapkan Nunung dalam wawancaranya dengan Kompas TV.

Nunung mengaku sebelumnya dia mengonsumsi sabu-sabu sembunyi-sembunyi tanpa sepengetahuan suaminya, Iyan Sambiran.

“Pertama kali saya beli, suami enggak ngerti, enggak tahu. Kedua kali baru tahu setelah empat bulan ini. Ya sudah, sudah terlanjur saya pakai, suami saya sikapnya sudah berubah sama saya.”

Kemarahan suaminya ini ditunjukkan dengan sikap. Iyan Sambiran ogah tidur bersama Nunung.

“Suami saya cuma marah dengan sikap aja, enggak dengan ngomel-ngomel gitu. Kayak tidur di luar, tidur sama anak. Tidur pakai bedcover, ditutup mukanya, menghadap ke tembok gitu,” terang Nunung.

Sampai tibalah di hari ulang tahun suaminya pada awal Juli 2019. Nunung menanyakan kado yang diinginkan sang suami. “Saya bilang, minta kado apa yah. Dia peluk saya, kadonya kamu berhenti sayang, kamu berhenti make.”

Nunung tak bisa menahan air matanya. Dia menangis sesenggukan. “Saya bilang iya, iya yah, aku janji, aku berhenti,” kata Nunung terisak.

Namun janji itu hanya jeda beberapa hari, Nunung mengabaikan apa yang menjadi harapan sang suami untuk tidak menggunakan sabu-sabu.

“Saya masih nekat lagi. Baru saya pakai, suami saya marah besar itu, ya sudah, ayo. Kalau mau ancur-ancuran, hancur sekalian. Kamu enggak berhenti, kamu bohongi saya. Saya bilang ini yang terakhir kali, sumpah ini yang terakhir kali. Ya sudah ayo hancur sekalian, suami saya bilang begitu. Saya sempat nangis juga, terus kejadian (diciduk polisi). Suami saya bilang nantang, ‘ayo kalau make make sekalian, kalau mau ancur, ancur sekalian.”

Saking kesalnya saat itu, sang suami akhirnya ikut menggunakan sabu-sabu bersama Nunung.

Air Mata Penyesalan Nunung

Nunung Menyesal Tidak Mendengarkan Suaminya

Nunung sangat menyesal telah mengonsumsi narkoba. Namun, kini dia harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

Dalam wawancaranya dengan Kompas TV, pemilik nama lengkap Tri Retno Prayudati itu, mengaku pertama kali mengonsumsi narkoba pada 20 tahun lalu.

“Kalau itu (pengaruh) lingkungan seprofesi waktu itu, ya saya ikut-ikutan saja. Saya cuma diajak-ajak dulu ya,” ucapnya.

Nunung sempat menjalani rehabilitasi di Surabaya atas keinginan sendiri dan berhasil. “Ya sudah, saya berhenti, 20 tahun itu saya sudah enggak,” ucapnya.

Namun, lima bulan lalu, Nunung Srimulat kembali jatuh pada lubang yang sama. Dia kembali ke kebiasaan lama mengonsumsi narkoba. Sebagai alasan, Nunung terlalu banyak ambil kerjaan melampaui kekuatan fisiknya.

“Fisik saya itu sudah tidak memungkinkan ambil pekerjaan kayak sinetron, tahu sendiri kan sinetron itu bisa dari pagi ke pagi,” tuturnya.

Padahal, di saat yang sama dia juga masih terikat pekerjaan untuk program televisi. Jadwalnya tiap hari dan disiarkan secara langsung.

“Ternyata fisik saya enggak kuat, enggak bisa dibohongi dengan usia saya. Akhirnya saya punya inisiatif itu, bagaimana ya kalau saya dibantu dengan make ini (narkoba),” lanjut wanita 55 tahun ini.

Nunung Minta Maaf Pada Suami

Nunung Minta Maaf Sama Suami

Tri Retno Prayudati alias Nunung tak kuasa menahan kesedihannya saat memita maaf ke suaminya di hadapan awak media dalam perilisan kasus narkotika yang menjeratnya. Kepada suaminya, July Jan, Nunung meminta maaf karena berulang kali diingatkan untuk berhenti namun tak ia gubris.

Hingga akhirnya keduanya tertangkap tangan di kediaman mereka di kawasan Tebet, Jakarta Selatan.

“Saya juga mau minta maaf sama suami saya, dia berulang kali minta saya berhenti tap saya nggak nurut,” kata Nunung di Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, Jakarta Pusat, Senin (22/7/2019).

Tangisnya semakin menjadi saat dia mengingat momen ulang tahun sang suami 1 Juli kemarin, suaminya meminta kado untuk ia berhenti mengonsumsi sabu.

“Waktu kemarin ulang tahun, aku tanya ke suami ‘mas kamu mau kado apa?’ dia jawab ‘aku cuma mau kamu berhenti’ tapi akhirnya malah seperti ini,” ungkap Nunung dengan suaea bergetar.

“Maafin aku ayah,” ucap Nunung.

Setelah itu, kondisi Nunung terlihat mulai tidak stabil, ia terus menangis tanpa henti. Bahkan beberapa Polisi Wanita harus membopongnya lantaran nafasnya sempat terlihat sesak. Di belakangnya sang suami, July Jan terus setia merangkul sembari menenangkan Nunung.

Sang suami, Julian Jan Sambiran juga tak mampu menahan air mata sembari memegang erat tangan Nunung untuk memberikan kekuatan untuk sang istri.

Dalam kasus ini Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan Nunung dijerat pasal 114 ayat 2 subsider 112 ayat 2 Juncto Pasal 132 ayat 1 Juncto Pasal 127 Undang-undang RI No 35 tahun 2019 tentang narkotika.

Facebook Comments

Leave a Reply