Nenek Cabul Mengaku Siap Nikahi Korbannya

Liputan Indo Nenek Jawo alias Harni (61) yang dilaporkan orang tua korban atas tindakan asusila pada AR, seorang bocah SD berusia 13 tahun, akhirnya ditetapkan sebagai tersangka.

Kasus pencabulan anak di bawah umur ini ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Polresta Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel). Berdasarkan pengakuannya, Nenek Jawo telah beberapa kali berhubungan intim baik di kamar maupun di dapur dengan korban yang masih duduk di bangku kelas 5 Sekolah Dasar (SD) di Palembang.

Warga Jalan Gotong Royong, Kecamatan Ilir Barat (IB) 1 Palembang, itu bahkan mengakui dirinya sudah mempunyai perasaan lebih kepada korban (AR), yang tak lain adalah tetangganya sendiri. Padahal sang nenek masih memiliki suami yang masih hidup dan tinggal bersama dirinya.

Bahkan, pengakuan mengejutkan dilontarkan istri DM (71). Dia mengatakan akan bertanggung jawab terhadap hubungan cinta terlarang yang sudah dia lakukan terhadap korban.

“Saya sayang sama dia, seperti anak sendiri. Kalau dia mau menikah, saya siap (menikahi korban),” katanya saat diinterogasi di Polresta Palembang, Kamis, 20 Juli 2017.

Namun, niat tersebut akan dilakukannya jika dia mendapatkan restu dari orangtua korban dan AR juga setuju menikahi tersangka.

Tidak hanya akan menikahi AR, tersangka juga membeberkan fakta lainnya. Nenek Jawo ternyata mengetahui bahwa AR telah melakukan hubungan intim dengan orang lain selain dirinya. Bahkan AR melakukan hubungan intim sesama jenis.

“AR juga sering berhubungan dengan temannya sesama jenis. Kalau dengan saya, sudah sekitar delapan kali berhubungan intim sejak beberapa bulan ini,” ucapnya.

Perkenalan Nenek Jawo dengan AR dimulai saat tersangka tinggal di kontrakan yang berdekatan dengan rumah korban. AR yang tinggal dengan kedua orangtuanya sering main ke rumah tersangka.

Saat Nenek Jawo pindah ke kontrakan baru, kedekatan antara mereka masih terjalin. Karena tersangka tidak mempunyai anak, akhirnya AR dianggap sebagai anaknya sendiri dan sangat dimanjakan oleh tersangka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *