Miris!!! Jemaah Umrah Sudah Bayar Rp 22 Juta Lewat Abu Tours, Tapi tak Kunjung Berangkat ke Tanah Suci

Liputan Indo Setelah sejumlah travel terjerat kasus penipuan jemaah umrah tahun lalu, kini kembali muncul sebuah travel di Samarinda yang diduga melakukan penipuan terhadap jemaah umrah. Polresta Samarinda pun membentuk tim khusus guna menangani kasus dugaan tertipunya calon jamaah umrah lewat travel Abu Tours.

Pembentukan tim khusus tersebut telah dibentuk sejak Senin (19/2) silam, yang berisikan anggota Satreskrim dari gabungan beberapa Unit satuan.

Bahkan, guna mempercepat penanganan kasus tersebut, kepolisian langsung menghubungi beberapa korban untuk datang ke Polres Samarinda memberikan keterangan terkait penipuan yang melibatkan Abu Tours.

“Langsung kami hubungi untuk datang ke Reskrim. Saat ini proses tengah berjalan, sempat lima orang, dan mungkin akan berkembang terus,” ucap Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Vendra Rivianto, Rabu (21/2/2018).

“Jamaah yang mengadu sih, ada sekitar 1.700 jamaah yang belum diberangkatkan. Itu berasal dari Samarinda, Kukar, Bontang, Kutim. Tapi, soal jumlah pasti jamaah ini, saya belum dapat konfirmasi dari Abu Tours,” tambahnya.

Selain membentuk tim khusus untuk penanganan kasus tersebut, pihaknya juga direncanakan membangun posko pengaduan bagi korban agen perjalanan umroh Abu Tours tersebut.

“Kita akan lihat lebih jauh perkembangan kasusnya seperti apa, kalau memang perlu, akan dibangun posko, namun jika ada korban lainnya silahkan datang ke Polres,” ungkapnya.

Diduga sudah ada ratusan korban yang tertipu lewat agen perjalanan umroh tersebut. Sampai saat ini korban masih tidak mendapatkan kejelasan terkait keberangkatan ke tanah suci, walau mereka telah membayar sejumlah pembayaran untuk keberangkatan.

Leave a Reply