Miris!!! Demi Persalinan, Ibu Hamil 7 Bulan Ini Rela Threesome Tanpa Sepengetahuan Suaminya

Liputan Indo Ika, warga Wonorejo Surabaya yang tengah hamil 7 bulan nekad menjual dirinya di media sosial Facebook. Dia mengaku gaji sebagai karyawati tak cukup untuk memenuhi persalinan kandungannya yang tinggal dua bulan.

Hal ini pun membuat dirinya terima job sampingan dengan melayani pria hidung belang saat hamil.  Selain menjual diri, tersangka juga menjual temannya sendiri kepada laki-laki hidung belang, melalui akun Facebooknya.

“Dari menjual temannya tersebut, tersangka mendapatkan keutungan Rp 200 ribu dari harga Rp 700 ribu sekali kencan,” Kompol Lili Jafar, Kasubag Humas Polrestabes Surabaya.

Warga Wonorejo Surabaya Jual Diri di Facebook
Warga Wonorejo Surabaya Jual Diri di Facebook

Bahkan tersangka juga bersedia melayani satu laki-laki dengan tiga perempuan (threesome) di sebuah hotel. Tersangka yang berinisial FDS (27) mengaku telah hamil tujuh bulan saat melayani threesome bersama rekannya berinisial DPD (27).

Ia yang mengaku masih memiliki suami, namun dia diam-diam pergi bersama rekan dan pria hidung belang ke sebuah hotel di surabaya.

FDS mengaku ia membutuhkan uang untuk persalinan kandungannya, alhasil ia menawarkan threesom seharga Rp 700 ribu. “Saya butuh uang untuk persalinan,” ucap tersangka FDS.

Dia mengaku saat terima job sampingan sebagai pekerja seks komersial hanya membatasi selama tiga jam dari pukul 19.00 hingga 22.00 WIB.

“Suami ga tau. Dia kerja dari pagi, saya juga kerja. Suami pulang malam. Saya ngejob,” ujarnya.

Ia mengaku sebelum tertangkap polisi saat digrebek di Hotel Pop Surabaya, suami tersangka tak tahu istrinya telah bercumbu dengan sejumlah pria hidung belang.

Diciduk Saat Sedang Threesome
Diciduk Saat Sedang Threesome

FDS juga mengaku sebelum bersuami ia telah menjadi pekerjaan sebagai pekerja seks komersial. Seperti diberitakan sebelumnya, FDS digrebek saat tak kenakan busana melayani pria hidung belang di sebuah hotel bersama rekannya.

Akibat perbuatannya, tersangka terancam hukuman berat 15 tahun penjara.

Leave a Reply