Mengejutkan!!! Seorang Pebasket Pria Dinyatakan Hamil Usai Melakukan Tes Doping

Liputanindo.com Setiap atlet profesional haruslah menjalani tes doping untuk menciptakan sportifitas dalam pertandingan. Tes doping sendiri dimaksudkan untuk mengetahui apakah atlet menggunakan obat peningkat performa yang dilarang dalam olahraga.

Hal ini bertujuan agar para atlet memang ‘bersih’ dan sportif dalam memenangkan sebuah pertandingan tanpa bantuan obat peningkat performa. Namun baru-baru ini seorang pebasket asal Amerika Serikat, DJ Cooper dilarang bermain usai menjalani tes doping.

Cooper yang pernah bermain di Liga basket Rusia, Yunani dan Perancis ini tak lolos tes doping bukan karena dia memakai obat-obatan peningkat stamina. Namun karena Cooper dinyatakan hamil!

Tentu hasil ini membuat semua pemain terkejut, lantaran bagaimana mungkin seorang pria bisa positif hamil. Pasalnya sampel urine Cooper mengandung human chorionic gonadotropin (hCG) yang hanya bisa dihasilkan plasenta pada wanita yang sedang mengandung (hamil).

Setelah diselidiki ternyata Cooper mencoba mengelabui hasil tes doping. Dia sengaja menggunakan urine pacarnya yang sedang hamil dalam menjalani tes doping ini. Jelas tindakan Cooper ini merupakan pelanggaran berat dalam dunia olahraga.

Akibat berusaha mengelabui tes doping ini, Cooper dijatuhi hukuman oleh Federasi Bola Basket Internasional (FIBA) berupa larangan bermain basket selama dua tahun. Hal ini membuat proses naturalisasinya ke timnas basket Bosnia tersendat.

Cooper Menjadi Bintang di Tim Basket Ohio Bobcats

Diketahui sebelumnya jika Cooper pernah menjadi bintang di tim basket Ohio Bobcats dimana tim itu berlaga di liga bola basket mahasiswa Amerika Serikat. Pada 2013 dia hijrah ke liga basket Yunani karena dirinya tak terpilih oleh klub-klub NBA.

Facebook Comments

Leave a Reply