oleh

Menanggapi Pengaturan Skor, Ketum PSSI: Kita Bukan Manusia Sempurna

Olahraga Ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi, memberi tanggapan mengenai kasus pengaturan skor. Hidayat mendapatkan apresiasi, tapi pemeriksaan jalan terus. Hidayat sudah mengundurkan diri dari jabatan Komisi Eksekutif PSSI. Dia diputus bersalah dalam usaha untuk melakukan pengaturan skor.

PSS Sleman vs Madura FC pada bulan Mei lalu merupakan laganya. Akibat percobaan itu, Hidayat dihukum 3 tahun tak boleh berkecimpung di sepakbola Indonesia, dilarang memasuki stadion Indonesia dua tahun, dan denda Rp 150 juta.

“Tetap apresiasikan dia. Kita kan bukan manusia yang bisa sempurna. Apa Dayat [Hidayat] saja yang punya kesalahan? Kalian nanya-nanya ini pun banyak salahnya. Tapi kalian tak mau mundur,” kata Edy usai membuka Gerakan Indonesia Sadar Administrasi [GISA] di Gedung Serbaguna, Jalan Pancing, Kabupaten Deliserdang, Selasa (4/12), dikutip dari CNN Indonesia.

Kendati demikian, pengusutan untuk kasus itu ditegaskan Edy takkan dihentikan.

“Kan minta mundur. Ya proses pemeriksaan berjalan sesuai aturan. Paham ya,” dia menegaskan.

Vigit Waluyo Pelaku di Balik Pengaturan Skor

Nama Vigit Waluyo kembali disebut-sebut sebagai aktor pengaturan skor di kompetisi Indonesia. Direktur Persija Jakarta, Gede Widiade, mengenal Vigit, tapi tak mengenal lebih dalam.

Vigit kerap disebut-sebut dalam dugaan kasus pengaturan skor di sepakbola Indonesia. Namanya kembali muncul dalam Mata Najwa di Trans dengan tema PSSI Bisa Apa? Tapi, hingga saat ini, PSSI tidak pernah mencoba memanggil Vigit untuk menyelidiki atau sekadar meminta informasinya.

Vigit merupakan petinggi dua klub sekaligus yang dilarang dalam aturan yakni Kalteng Putra dan PS Mojokerto Putra.

Nah, PSMP itu pernah ditangani oleh Gede pada 2013 lalu. Ketika itu, Gede sebagai pemilik saham 90 persen PS Mojokerto Putro Gede mengaku hanya sekadar mengetahui sosok Vigit. Tetapi dia tak pernah memiliki hubungan khusus sehingga tidak mengenal lebih dalam

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed