Mantan Polisi Jadi Gembong Narkoba Kelas Kakap di Tembak Mati Dalam Baku Tembak di Pekanbaru

Liputanindo.com Seorang gembong narkoba kelas kakap yang bernama Satriandi di Pekanbaru tewas dalam baku tembak dengan polisi pada Selasa (23/7/2019) lalu.

Satriandi, gembong narkoba kelas kakap tersebut diketahui adalah seorang mantan polisi yang di pecat tahun 2013 lalu. Satriandi si Mantan Polisi yang berubah haluan menjadi gembong narkoba kelas kakap akhirnya tewas di tangan mantan rekan seprofesinya.

Aksi baku tembak terhadap segerombol bandar narkoba tersebut terjadi di Jalan Sepakat, Kelurahan, Sidomulyo Barat, Kecamatan Tampan, Kota Pekanbaru, Riau. Dalam video yang dimuat dalam pemberitaan Kompas TV, terlihat sejumlah polisi terlibat baku tembak yang berlokasi di sebuah perumahan tersebut.

Polisi yang datang ke lokasi dan hendak meringkus mendapatkan perlawanan dari kawanan pengedar narkoba tersebut. Tersangka malah menembaki polisi yang hendak masuk ke dalam rumah.

Dalam adu senjata tersebut, polisi berhasil menembak mati 2 bandar narkoba. Dua bandar narkoba ini diketahui sudah menjadi incaran Polda Riau karena terlibat dengan jaringan narkotika kelas kakap.

Kedua jenazah gembong narkoba langsung dibawa polisi ke RS Bhayangkara Polda Riau untuk diotopsi.

Usai penggerebekan, polisi kemudian menjaga ketat lokasi baku tembak. Akibat aksi baku tembak ini, seorang anggota polisi bernama Bripka Lius Mulyadi terkena luka tembak di bagian lengan kanannya.

Dalam penggeledahan usai baku tembak, polisi berhasil menemukan senjata api bahkan granat di rumah persembunyian Satriandi.

Barang Bukti Satriandi Gembong Narkoba Kelas Kakap

“Ada 5 pucuk senpi (senjata api), 1 granat. Nanti kami musnahkan,” ujar Direktur Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Riau, Kombes Hadi Poerwanto.

Diketahui, dalam aksi baku tembak tersebut, salah satu gembong narkoba yang tewas adalah mantan polisi. Satriandi (31) gembong narkoba kelas kakap antarnegara akhirnya menjemput maut dalam aksi baku tembak dengan anggota Polda Riau.

Satriandi berhasil dilumpuhkan oleh tim Hatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Riau usai digerebek di rumah persembunyiannya.

Sosok Satriandi, ternyata merupakan mantan polisi berpangkat Brigadir. Dia dulu bertugas di Polres Rokan Hilir sebelum akhirnya dipecat pada tahun 2013. Pemecatan Satriandi dilakukan lantaran pria berusia 31 tahun ini terjerat kasus narkoba.

Tak kapok, pada 2015 Satriandi kembali ditangkap tim Satuan Reserta Narkoba Polresta Pekanbaru dengan barang bukti 5.000 pil ekstasi. Catatan kelam Satriandi tak hanya berhenti sampai di situ.

Satriandi ternyata juga pernah terlibat kasus pembunuhan pada tahun 2017. Dia membunuh rekan bisnisnya dalam dunia narkotika yang bernama Jodi Oye (21).

Sumber : Kompas TV

Facebook Comments

Leave a Reply