oleh

Kisah Laura Lazarus Mantan Pramugari Lion Air yang Pernah Dua Kali Alami Kecelakaan Pesawat

LiputanIndo.com Ada beberapa fakta yang dialami oleh Laura Lazarus, mantan pramugari pesawat Lion air yang pernah bekerja di maskapai tersebut. Salah satu fakta tentang Laura Lazarus, mantan pramugari maskapai Lion Air ini adalah pernah mengalami dua kali kecelakaan dengan pesawat Lion Air.

Mantan pramugari pesawat Lion Air, Laura Lazarus menyebutkan fakta bahwa dirinya pernah mengalami dua kali kecelakaan bersama pesawat Lion Air di Palembang dan Solo. Saat menjadi tamu di acara Indonesian Lawyer Club (ILC), Laura Lazarus membagikan ceritanya saat masih bekerja sebagai pramugari Lion Air.

Berikut beberapa fakta tentang Laura Lazarus :

1. Laura Lazarus mengalami 2 kali kecelakaan bersama pesawat Lion Air

Saat menjadi tamu dalam acara ILC (Indonesian Lawyer Club), Laura Lazarus mengakui bahwa dirinya pernah mengalami dua kali kecelakaan dengan pesawat Lion Air. Saat menjadi pramugari, saat itu Laura Lazarus masih berusia 19 tahun.

Laura mengungkapkan dirinya pernah mengalami kecelakaan pertama di Palembang pada Juli 2004 dengan pesawat Lion Air.

Kecelakaan kedua, dialami Laura pada tahun 2004 di Solo dengan pesawat yang memiliki nomor seri yang sama dengan pesawat yang mengalami kecelakaan di Palembang.

2. Laura Lazarus mengalami luka parah pada kecelakaan kedua

Mantan pramugari Lion Air ini menceritakan bahwa dirinya sempat menderita luka yang sangat parah. Laura Lazarus mengatakan, “muka saya hancur, pipi saya terbacok, tulang pipi remuk, tangan saya copot, pinggang saya patah, kaki saya patah, isi betis saya hilang setengah bagian.”

Dia kini berjalan menggunakan tongkat. Setelah kecelakaan tersebut, Laura berobat selama 1 tahun. Bahkan sampai tahun 2017 lalu, Laura Lazarus masih melakukan beberapa operasi penyembuhan.

3. Tanggung jawab pihak Lion Air terhadap pramugarinya, Laura Lazarus

Laura Lazarus mengungkapkan bahwa pihak Lion Air menanggung biaya pengobatannya selama 8 bulan pertama usai kecelakaan. Laura menyebutkan pihak Lion Air melepas tanggung jawab mereka sejak tahun 2007. Gaji pokok Lauran pun berhenti dikirim pada tahun 2006.

Luara merasa bingung, karena saat itu usianya masih 19 tahun dan dia juga bertindak sebagai tulang punggung keluarga. Karena itulah, dia ingin memperjuangkan hidupnya dengan bertanya pada pihak Lion Air.

Namun ia tidak mendapatkan jawaban, hingga pada suatu titik dia merasa dikecewakan. “Pada suatu titik saya berpikir, oh mungkin pertanggung jawaban mereka sampai segini”.

“Tapi paling tidak bisalah memberi pemberitahuan atau diberi surat ‘terima kasih atas apa yang telah kamu lakukan. Tapi ya kembali lagi, mungkin mereka sibuk,” ucap Laura.

4. Kabar terkini Laura Lazarus, setelah berhenti menjadi seorang pramugari

Berhenti dari pekerjaannya sebagai seorang pramugari, Laura Lazarus menjadi seorang founder sebuah buku bernama Growing Publishing.

Laura Lazarus memiliki harapan dia ingin membangun Indonesia melalui pendidikan.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed