Kabar Mengejutkan!!! Mark Zuckerberg Siap Mencalonkan Diri di Pilpres AS masa mendatang

Liputan Indo Akhri-akhir ini muncul spekulasi yang mengejutkan tentang Mark Zuckerberg yang ingin mencalonkan diri di Pilpres AS masa mendatang makin memanas. Bahkan dinilai dia diam-diam telah menjajaki kampanye melalui jejaring sosial buatannnya, Facebook.

Di Facebook, Zuck kerap selalu mengkritik aksi Donald Trump. Mungkin untuk mencaritahu seperti apa respons orang terhadap sikapnya soal kebijakan-kebijakan negara yang krusial.

Aku melihat orang-orang dan negara mundur ke belakang, melawan ide tentang dunia terkoneksi dan komunitas global. Aku mendengar suara ketakutan untuk membangun tembok dan mengambil jarak dengan orang yang dilabeli sebagai asing,” tulis Zuck dulu ketika Trump ingin membangun tembok di perbatasan Meksiko.

Zuck juga vokal dan menyesalkan keputusan Trump tidak menandatangani kesepakatan iklim Paris dalam menanggulangi perubahan alam. “Itu buruk bagi lingkungan, buruk bagi ekonomi, dan membuat masa depan anak-anak kita berisiko,” cecarnya belum lama ini.

Nah yang terbaru, salah satu orang terkaya dunia ini mengecam rencana Trump menghapus program bernama Deferred Action for Childhood Arrivals (DACA). Program ini memungkinkan imigran ilegal yang masih berusia muda diizinkan untuk tinggal dan bekerja di AS.

“Aku berdiri di pihak Dreamer, anak muda yang dibawa ke negara kita oleh orang tua mereka. Banyak yang sudah lama tinggal di sini. Mereka memiliki cinta yang istimewa pada negara kita,” tulis Zuck.

“Mereka memahami kesempatan yang mereka punya dan tak ingin apapun selain kesempatan untuk melayani negara dan masyarakat. Dan mereka berhak atas kesempatan itu,” papar Zuck.

Spekulasi Zuck berambisi jadi presiden menyeruak setelah awal tahun ini ia mau mengunjungi seluruh Amerika Serikat, mungkin untuk mendongkrak popularitas. Belum lama ini, ia merekrut Joel Benenson sebagai konsultan yayasan amal Chan Zuckerberg Initiative. Dia adalah penasihat Barack Obama dan pernah menyusun strategi kampanye Hillary Clinton.

Tak cukup sampai di situ, Zuck merekrut David Plouffe, manager kampanye Obama saat maju di Pilpres AS 2008. Juga Ken Mehlman, yang terlibat dalam kampanye Pilpres 2004 di tim George W. Bush.

“Beberapa dari kalian menanyakan apakah rencanaku keliling AS berarti aku ingin maju. Tidak begitu,” sanggah Zuck saat spekulasi dirinya ingin jadi presiden AS menyeruak.

Tapi semua tanda itu membuat banyak kalangan yakin Zuck memang berniat mencoba peruntungan jadi Capres. Bisa saja malah tahun 2020, dia akan melakukannya.

Leave a Reply