Julianto Sebagai Korban Teror Order Fiktif GoFood Akhirnya Lapor Polisi

Liputan Indo Julianto Sudrajat yang menjadi salah satu korban teror order fiktif Go-Food sangat yakin bahwa perempuan yang bernama Sugiharti yang melakukan hal tersebut. Sehingga Julianto pun membuat laporan peristiwa yang menimpahnya kepada Polres Metro Jakarta Tmur.

Setelah membuat BAP di Satkrimsus Polres Metro Jakarta Timur, Julianto mengatakan saat ini kasusnya tengah dilakukan penyidikan sehingga belum bisa menyampaikan perkembangan kepada wartawan.

“Iya saya telah membuat laporan, tapi kasus ini dalam tahap penyelidikan. Kalau penyidikan telah selesai baru nanti saya akan memberi keterangan lebih lanjut” ujar Julianto kepada wartawan setelah menjalani pemeriksaan di Polres Metro Jakarta Timur.

Sebelumnya peristiwa ini viral dimedia sosial dulu, Julianto Sudrajat menerima teror pesanan Go-Food dari seorang wanita yang konon disebutkan cintanya ditolak. Julianto yang merasa tidak melakukan order tersebut merasa bingung, sedangkan order terus berdatangan, tak ayal rekan-rekan sekantor Julianto pun ikut patungan untuk menanggung biaya orderan makanan fiktif yang ditujukan kepada Julianto.

Hal ini pun membuat Julianto rugi hingga jutaan hanya untuk membayar semua tagihan itu. Belum lagi ia juga diberhentikan sementara ditempat kerja di Bank Danamon, Matraman, Jakarta Timur akibat peristiwa tersebut.

Tudingan pun mengarah kepada sosok perempuan yang bernama Sugiharti, perempuan yang diduga menjadi biang kerok dari order fiktif makanan karena sakit hati, lantaran cintanya ditolak oleh Julianto. Saat ini kepolisian Metro Jakarta Timur tengah menyidiki peristiwa tersebut.

Leave a Reply