Heboh Video Mesum PNS, Pemprov Jabar Bandingkan Wajah Pemeran Dengan Data ASN

Liputanindo.com Beredar video tak senonoh di media sosial memperlihatkan adegan asusila wanita berseragam PNS berlogo Pemprov Jabar, tengah melakukan adengan syur dengan seorang pria dalam sebuah mobil. Kabar yang membuat heboh jagat media sosial tersebut langsung ditangani oleh pihak Pemprov Jabar dan kepolisian.

Terbaru, pindai wajah pemeran video panas dilakukan untuk membandingkan dengan data ASN Pemprov Jabar.

Lalu bagaimana hasilnya?

Identitas pemeran video syur PNS semakin terungkap. Dalam video hot PNS, diduga terdapat dua orang pemain. Salah satu pemain mengenakan seragam ASN atau aparatur sipil negara.

Selain video panas PNS tersebar juga foto dengan pemeran yang sama. Untuk mencari tahu identitas pemeran video syur PNS, pihak BKD Provinsi Jabar menggunakan alat canggih. Wajah pemeran video syur akan dibandingkan dengan daftar ASN Pemprov Jabar yang terdapat di database.

Kepala Bidang Pengembangan dan Karir BKD Provinsi Jabar, Dedi Mulyadi, mengatakan bahwa pihaknya telah menggunakan sistem deteksi wajah untuk membandingkan wajah oknum tersebut dengan foto database ASN Pemprov Jabar.

“Setelah ditelusuri, yang bersangkutan bukan ASN Pemprov Jabar. Kami dibantu Cybercrime Polda Jawa Barat untuk deteksinya. Kami membandingkan oknum dengan foto database ASN Pemprov Jabar menggunakan sistem database ASN Jawa Barat serta SAPK BKN,” kata Dedi, Jumat (20/9).

Sistem Aplikasi Pelayanan Kepegawaian (SAPK) Badan Kepegawaian Negara (BKN), katanya, selama ini adalah sistem pengenal wajah yang dipakai sebagai database kepegawaian ASN Pemprov Jabar. Berdasarkan hasil tersebut, kini Pemprov Jabar menyerahkan kasus ini kepada kepolisian.

Pemprov Jabar pun mendukung Polda Jabar mengusut oknum maupun penyebar foto dan video tersebut untuk ditindak sesuai hukum yang berlaku.

Semula, wanita itu sempat diduga sebagai aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Provinsi Jawa Barat lantaran ada kemiripan logo provinsi pada bagian lengan kiri seragamnya. Kepala Biro Humas dan Protokol Pemprov Jabar Hermansyah menyebut lambang di pakaian dinas yang dikenakan wanita itu mirip dengan milik Pemprov Jabar.

Namun, pihaknya belum bisa memastikan siapa sosok wanita berhijab tersebut.

“Itu lambang Jabar memang iya. Tapi apakah itu memang dia pegawai Pemprov Jabar, nah itu belum jelas. Jadi akan ditelusuri siapa orangnya, apa dia itu dari Pemprov Jabar. Karena saya tidak kenal orangnya,” kata Hermansyah, Kamis (19/9/2019).

Polisi Sudah Tangkap Kedua Pemeran

Polisi menangkap dua orang terkait beredarnya foto dan video porno dengan pemeran perempuan mengenakan seragam ASN berlogo Pemprov Jabar. Informasi yang dihimpun, pihak yang diamankankan terkait video tersebut dua orang dan diamankan dari Purwakarta.

“‎Iya betul, sudah ada yang diamankan tadi malam,” ujar Direktur Ditreskrimsus Polda Jabar, Kombes Samudi via pesan elektronik, Jumat (20/9/2019).

Hanya saja, Kombes Samudi belum merinci peran kedua orang yang diamankan itu. Diduga perempuan dalam video serta laki-laki yang merekam adegan mesum itu merupakan pegawai honorer.

“Nanti siang kami umumkan,” ujar Kombes Samudi.

Penangkapan diatur di Kitab Undang-undang Hukum Acara Pidana Pasal 16 ayat 1 dan 2. Di Pasal 17, penangkapan dilakukan terhadap seorang yang diduga melakukan tindak pidana berdasarkan bukti yang cukup.

Setelah ditangkap, berdasarkan Pasal 19 KUHAP, penyidik menentukan status pihak tertangkap setelah 1×24 jam atau satu hari.

Facebook Comments

Leave a Reply