Heboh!!!! Tutut Soeharto Dengan Puluhan Preman Rebut Paksa Kantor MNC Grup Milik Hary Tanoe

Liputan Indo Konflik kepemilikan PT Cipta Televisi Pendidikan Indonesia (CTPI) yang kini lebih dikenal dengan sebutan MNC TV belum juga kunjung usai, meski sudah ada putusan Mahkamah Agung (MA).

Rabu (5/7/2017) kemarin, Kadafi Yahya selaku direksi PT CTPI kubu dari Siti Hardiyanti Rukmana alias Tutut Soeharto dimenangkan oleh Mahkamah Agung dalam berupaya mengambil alih gedung MNC TV yang berada di Pintu 2 Raya, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur.

Upaya dalam memgambil alih gedung ini melibatkan puluhan preman bayaran dari kubu Tutut Soeharto.

“Hari ini kita meminta dengan baik karyawan yang bukan bekerja di bawah kita, kita minta untuk keluar dari lokasi karena menurut putusan MA, kami adalah pemilik yang sah,” ujarnya.

Dengan mengambil alih aset ini, Kadafi menyatakan pihaknya akan melakukan konsolidasi dengan para stakeholder sehingga PT CTPI bisa melakukan kegiatan penyiaran kembali seperti dulu.

Berdasarkan putusan MA, saat ini pihak Tutut Soeharto memang sudah dinyatakan memenangkan perkara arbitrase melawan PT Berkah Karya Bersama.

Direktur Utama MNC TV Mayjen (Purn) Sang Nyoman Suwisma bersikukuh menganggap putusan MA tersebut belum inkracht.

“Kasus itu kan sedang dalam proses naik banding. Jadi secara hukum masih berjalan. Belum inkracht. Kami masih lanjut lagi, kan itu hukum yang berlaku di negara kita. Bukan dengan cara kekerasan dengan terus menduduki seperti ini,” ujarnya.

Kasus ini sebenarnya bermula pada tahun 2002 yang lalu. Ketika itu PT CTPI memiliki utang hingga 55 juta dolar AS. Demi melunasi utang tersebut lantas dilakukan investment agreement oleh PT Berkah Karya Bersama dan kemudian dilakukan restrukturisasi.

Setelah itu, terjadi perubahan struktur kepemimpinan, saham dan sebagainya di PT CTPI. Perubahan ini kemudian dianggap sebagai kesalahan dan menimbulkan gugatan. Pada tahun 2014, kubu pemilik PT CTPI yang dibawah pimpinan Tutut Soeharto, melakukan gugatan arbitrase di BANI.

Leave a Reply