Hati-hati Pencurian Foto Selfie di Mesos, Untuk Akun Penipuan Prostitusi Online

Liputan Indo Hati-hati dengan apa yang anda kirim atau posting secara online di media sosial, dan juga orang-orang yang kita cintai. Mungkin foto kita bisa disalahgunakan untuk tujuan lain yang tidak baik. Seperti di Malaysia ditemukan sebuah akun Twitter yang menawarkan layanan prostitusi online.

Diberitakan oleh The Star dan World of Buzz, ternyata akun tersebut bukanlah layanan prostitusi online melainkan akun abal-abal.

Akun itu seolah menawarkan jasa seks online yakni menawarkan cewek-cewek yang bisa dikencani lewat foto. Setelah pelanggan memilih foto cewek yang akan dikencaninya, mereka disuruh untuk membayar 300 ringgit atau sekitar 1 juta rupiah.

Wajib Membayar 300 Ringgit Sebagai Tanda Booking
Wajib Membayar 300 Ringgit Sebagai Tanda Booking

Setelah itu akan diinformasikan tempat dan jadwal kencannya. Namun setelah pelanggan membayar, kencan pun tidak mereka dapatkan. Nomor yang awalnya dihubungi akan mendadak tidak aktif.

Tragisnya foto-foto cewek yang digunakan akun abal-abal tersebut adalah foto cewek yang diambil dari media sosial. Tentu hal ini tanpa sepengetahuan si pemilik foto. Namun untuk menyakinkan pelanggan, saat mereka bertanya siapa cewek-cewek itu.

Setelah Membayar di Transfer, Nomornya Mendadak Gak Aktif Lagi
Setelah Membayar di Transfer, Nomornya Mendadak Gak Aktif Lagi

Admin akun akan menjawab itu adalah anak-anak perempuannya. Tercatat sudah ada 78 kasus yang telah diselidiki untuk pelanggaran ini.

78 kasus yang telah diselidiki untuk pelanggaran ini
Banyak Kasus yang Telah Diselidiki Untuk Pelanggaran Prostitusi Online

Seorang aktivis hak digital Sinar Project Tan Sze Ming, kebanyakan orang tidak sadar apa yang mereka posting di sosial medianya dapat digunakan secara bebas oleh pihak ketiga untuk tujuan apa pun. Kebijakan privasi di media sosial tidak melindungi pengguna karena begitu dibagikan dengan audiens publik, maka informasi publik dapat diakses siapa pun.

Menghadapi kasus demikian, pihak Malaysia menyediakan layanan untuk melapor, di situs mycert.org.my jika foto Anda dicuri. Jadi buat siapa saja, hati-hati dengan apa yang Anda kirim secara online di media sosial Anda.

Leave a Reply