Hari Ini Polisi Bekasi Bongkar Makam Zoya Untuk di Autopsi

Liputan Indo Sejumlah persiapan dilakukan pihak keluarga menyusul akan dilakukannya otopsi terhadap jasad Mohamad Al Zahra alias Zoya, yang tewas akibat diamuk massa di Babelan, Bekasi, Jawa Barat. Menurut rencana, otopsi akan dilakukan pada Rabu ini, 9 Agustus 2017

Pembongkaran dilakukan untuk menyelidiki penyebab kematian korban pembakaran massa itu.

“Iya tadi penyidiknya menelepon langsung, besok pagi akan dilakukan autopsi,” kata Pandi (41), mertua Zoya, Bekasi, Selasa 8 Agustus 2017.

jelang dilakukannya otopsi terhadap jasad Zoya, sejumlah keluarga menggelar doa bersama di taman pemakaman umum Desa Cikarang Kotai, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi.

Ia menambahkan, bahwa istri korban, Siti Jubaida (25), sebelumnya sempat menolak jasad suaminya divisum. Sebab, keluarga khawatir nantinya dimintai biaya tambahan oleh pihak rumah sakit.

Selain itu, keluarga juga mengaku awam berurusan dengan pihak kepolisian.

“Autopsi ini setelah adanya masukan dari kuasa hukum yang meminta dilakukan autopsi,” jelas dia.

Kuasa hukum keluarga Zoya, Abdul Chalim Sobri mengatakan, pembongkaran dilakukan untuk mencari bukti tambahan. Yakni untuk menyelidiki peyebab kematian Zoya, sepekan korban dimakamkan pada Rabu 2 Agustus pagi.

“Ini demi kepentingan hukum, maka kita memberikan pemahaman. Bukan pemaksaan. Apakah korban dipukul meninggalnya, apakah karena dibakar baru meninggal. Atau apakah sudah meninggal, setelah itu dibakar,” jelas dia.

Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi AKBP Rizal Marito membenarkan jika pihaknya berencana membongkar makam Zoya. Keputusan autopsi tersebut sesuai dengan permintaan keluarga.

“Iya berubah lagi surat pernyataannya,” ucap Rizal dalam keterangannya.

Namun, Rizal belum dapat memastikan kapan pembongkaran makam Zoya dalam rangka atopsi tersebut dilakukan.

“Kita masih menunggu info dari RS Keramat Jati,” pungkasnya.

Sementara itu, sebuah tenda berukuran 3×3 telah dipasang sejumlah warga tepat di atas makam Zoya pada Selasa 8 Agustus sore.

Zoya tewas secara tragis dengan cara diamuk dan dibakar massa, setelah dituduh mencuri amplifier di Musala Al-Hidayah Kampung Cabang Empat, RT 02/01, Desa Hurip Jaya, Kecamatan Babelan, Senin 1 Agustus lalu.

Leave a Reply