Film G30S/PKI Diselipkan Lagu Genjer-Genjer, Begini Alasannya,,

Liputan Indo Lagu berjudul Genjer-Genjer ciptaan Muhammad Arief sempat populer pada tahun 1959-1966. Lagu ini diidentikkan dengan Partai Komunis Indonesia (PKI).

Di masa demokrasi terpimpin, lagu Genjer-Genjer ini dianggap menggambarkan penderitaan warga desa. Sehingga menjadi salah satu lagu propaganda yang disukai dan dinyanyikan pada berbagai kesempatan oleh PKI. Lagu Genjer-Genjer juga diselipkan dalam film Pengkhianatan G30S/PKI.

Apa benar lagu Genjer-Genjer bagian dari PKI? Istri sutradara film Pengkhianatan G30S/PKI Arifin C Noer, Jajang C Noer mengaku tidak tahu alasan Genjer-Genjer dilekatkan dengan PKI.

“Enggak tahu. Tapi waktu itu memang lagi populer banget lagu (yang dinyanyikan) Bing Slamet itu,” ujar Jajang di Gado-Gado Boplo, Jalan Gereja Theresia, Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu, (23/9).

Sang sutradara sengaja memasukkan lagu Genjer-Genjer ke dalam film Pengkhianatan G30S/PKI hanya karena populer di era 60-an. Namun mereka tidak mengetahui pasti apakah lagu itu bagian dari PKI, sebab tak sempat mewawancarai anggota PKI. “Memang lagu itu top pada masanya,” kata dia.

Dalam film Pengkhianatan G30S/PKI, lagu Genjer-Genjer menjadi lagu favorit di acara pesta pora yang dilakukan di kawasan Lubang Buaya. “Kami gambarkan dia nyanyi dan joget menurut irama (Genjer-Genjer),” ucapnya.

Perlu diketahui, peristiwa Gerakan 30 September pada tahun 1965 membuat rezim Orde Baru yang anti-komunisme melarang disebarluaskannya lagu Genjer-Genjer. Menurut versi TNI, para anggota Gerwani dan Pemuda Rakyat menyanyikan lagu ini ketika para jenderal yang diculik diinterogasi dan disiksa.

Pascarezim Orde Baru larangan penyebarluasan lagu Genjer-genjer berakhir. Lagu tersebut kemudian mulai beredar secara bebas melalui media internet hingga sekarang. Namun stigma Genjer-Genjer menjadi bagian PKI masih terjadi.

Sumber : Merdeka.com

Leave a Reply