Fadli Zon : Putin Adalah Singkatan Dari Prabowo Untuk Indonesia

Liputan Indo Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon belakangan ini berulang kali membuat pernyataan kontroversial dengan menyebut Indonesia butuh pemimpin seperti Presiden Rusia, Vladimir Putin, hingga singkatan PRABOWO UNTUK INDONESIA (PUTIN).

Menurut Fadli, Putin merupakan pemimpin yang berani, visioner, dan tidak hobi utang ke negara lain. Sehingga dianggap menjadi sosok pemimpin yang cocok untuk memimpin Indonesia.

“Klu ingin bangkit n jaya, RI butuh pemimpin spt Vladimir Putin: berani, visioner, cerdas, berwibawa, nggak byk ngutang, nggak planga plongo,” kicau Fadli Zon di akun Twitter, @fadlizon, Jumat (30/3).

Kicauan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra itu menimbulkan pro dan kontra di kalangan netizen. Meski tak menyebut siapa yang dimaksud banyak utang dan planga plongo tersebut, beberapa netizen menganggap sindiran itu jelas tertuju pada Presiden Joko Widodo.

Namun beberapa saat lalu, Fadli kembali berkicau lewat akun twitternya soal Indonesia butuh Putin tersebut. Menurut dia, Putin bisa dimaknai untuk Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto. Putin menurut Fadli merupakan singkatan dari Prabowo untuk Indonesia.

“PUTIN bisa jg singkatan dr PRABOWO UNTUK INDONESIA (PUTIN). Insya Allah bawa kebangkitan RI bukan kebangkrutan,” kicau Fadli, Sabtu (31/3).

Setelah berhasil kembali memenangi pemilu Rusia, Maret lalu, Putin memiliki waktu berkuasa sebagai Presiden Rusia untuk enam tahun ke depan. Putin yang pertama kali berkuasa di Kremlin kantor presiden Rusia pada 2000 silam akan mengakhiri jabatannya sebagai presiden periode mendatang pada 2024. Saat itu mantan agen rahasia Rusia, KGB, tersebut akan berusia 72.

Meski banyak dihujat soal dugaan kebijakan politik yang otoriter dan pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM), Putin sudah berkuasa di Rusia selama 18 tahun. Dia kembali memiliki waktu berkuasa sebagai Presiden Rusia untuk enam tahun ke depan hingga tahun 2024 mendatang.

Leave a Reply