Brenton Tarrant Tembak Jemaah yang Melaksanakan Salat Jumat di Masjid Selandia Baru Sambil Live Streaming

Liputanindo.com – Brenton Tarrant (28) merupakan pelaku tunggal dalam penembakan di masjid di Kota Christchucrh, Selandia Baru. Aksi pria 28 tahun itu dilakukan dengan menyiarkan secara langsung (live streaming) di akun Facebooknya. Brenton Tarrant melakukan aksinya saat jemaah di Masjid Al Noor, Christchucrh sedang bersiap melaksanakan salat jumat.

Dalam aksi penembakan itu, Tarrant menyiarkan secara langsung selama 17 menit. Tarrant diketahui merupakan pria kelahiran Australia. Siaran yang ditayangkan di laman Facebooknya dimulai saat dia mengendarai mobilnya ke Masjid Al Noor di Deans Ave, dan kemudian memarkir mobilnya di pintu masuk terdekat.

Terdapat senjata dan amunisi di kursi depan Mobil Tarrant
Mobil yang di kendarai Brenton Tarrant berwarna cokelat dan dalam mobil nya berisi sejumlah senjata dan amunisi di kursi penumpang depan. Dia kemudian membawa senjatanya dan berjalan ke dalam masjid. Korban pertama ditembak di ambang pintu.

Tarrant membawa setidaknya satu senjata api semi-otomatis dan beberapa klip amunisi. Pesan-pesan dengan tulisan putih tertulis di pistol dan amunisi.

Begitu memasuki masjid, dia langsung mulai menembak ke seluruh area masjid. Korban kedua mencoba menyelamatkan diri dengan merangkak menuju lorong utama masjid, namun kemudian kembali ditembak beberapa kali secara brutal.

Orang-orang yang meringkuk di sudut ruangan semua ditembak ketika pria bersenjata itu memblokir lorong, menghalangi upaya siapa pun untuk melarikan diri. Tarrant kemudian menelusuri ruangan-ruangan di dalam masjid dengan menembak berulang kali, berhenti beberapa kali untuk memasukkan amunisi dalam senjatanya.

Dia kemudian keluar masjid melalui pintu depan – setelah kurang dari tiga menit di dalam dan menuju ke jalan – menembakkan tembakan acak ke setiap mobil yang melaju di depannya.

Brenton Tarrant Kembali Mengambil Amunisi
Dia kembali ke mobilnya yang diparkir untuk mengambil amunisi. Dia kembali melontarkan tembakan tanpa target di jalan dan berkata, “Sepertinya kita tidak akan mendapatkan burung hari ini, kawan.”

Dia kemudian masuk kembali ke masjid untuk memeriksa korban selamat – dan mulai menembaki orang-orang yang tak bergerak. Video 17 menit itu berakhir ketika pria kejam itu kabur dari tempat kejadian dengan kecepatan tinggi.

Facebook Comments

Leave a Reply