Bos First Travel Tak Mampu Ganti Rugi Dana Kliennya 350 M

Liputan Indo Bos First Travel resmi menjadi tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan uang calon jemaah umrah, Direktur Utama PT. First Anugerah Karya Wisata (First Travel), Andika Surachman dan Anniesa Desvitasari Hasibuan sudah tak mampu lagi mengembalikan dana para klien mereka yang mencapai 350 MILYAR.

Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Brigjen Pol Herry Rudolf Nahak mengatakan, kedua tersangka sudah tak mampu lagi untuk mengembalikan dana para calon jemaah umrah.

“Jadi mereka itu (pelaku) sudah tidak mampu lagi (mengembalikan kerugian),” kata Herry Rudolf saat dihubungi di Jakarta, Selasa (15/8).

Lebih lanjut, Rudolf menuturkan kedua tersangka masih menjalani pemeriksaan guna mendalami kasus tersebut.

“Keduanya masih kami periksa, kami terus gali keterangannya,” tuturnya.

Selain beberapa dokumen yang telah disita oleh petugas dari hasil penggeledahan, penyidik juga sudah menyita delapan rekening.

“Saldonya ada kurang lebih Rp 1,3 juta. Saya belum bisa jawab aliran dana di rekening itu ke mana,” ujarnya.

Kedua tersangka tersebut kini dijerat dengan Pasal berlapis mulai 372 dan 378 KUHP tentang penipuan dan penggelapan serta UU Tindak Pidana Pencucian Uang.

Leave a Reply