BI Semakin Optimistis Dengan Meningkatnya Indikasi Dunia Usaha Pada Triwulan II

Liputan Indo Bank Indonesia optimistis pada triwulan II 2018 akan terjadi peningkatan indikasi dunia usaha dengan saldo bersih tertimbang (SBT) hingga menyentuh angka 17,99 persen.

“Untuk triwulan II, Ramadhan akan jatuh di bulan Mei, jumlah kegiatan semakin meningkat terutama di industri pengolahan, seperti tekstil yg peningkatnya makin besar. Perdagangan, hotel, dan restoran, hingga pengangkutan dan transportasi pun alami peningkatan kegiatan,” ujar Direktur Eksekutif Kepala Departemen Statistik BI Yati Kurniati di Gedung Bank Indonesia, Kamis (12/4/2018).

Berdasarkan Survei Kegiatan Dunia Usaha (SKDU), pada triwulan I 2018 menunjukkan peningkatan kegiatan dunia usaha daripada periode sebelumnya.

Sektor-sektor yang berperan besar dalam peningkatan dunia usaha, adalah sektor pertanian utamanya subsektor tanaman bahan pangan, serta industri pengolahan utamanya subsektor tekstil.

Untuk sektor pertanian, SBT pada Triwulan IV 2017 berada di angka -1,40 persen dan meningkat menjadi 2,40 persen. Sementara untuk sektor industri pengolahan di triwulan lalu SBT menunjukkan angka -0,12 persen dan meningkat menjadi 2,17 persen.

Kondisi cuaca yang jauh lebih baik dari tahun lalu, sehingga sepanjang bulan Januari hingga Februari telah memasuki masa panen menjadi pemicu peningkatan kegiatan usaha di sektor pertanian. Sementara untuk tekstil, banyak industri yang mulai mempersiapkan produksi bahkan sudah mendistribusikan produknya untuk persiapan Ramadhan hingga Lebaran mendatang.

Dia menyebutkan, meski siklus yang ditunjukkan dalam SKDU cenderung sama seperti tahun lalu, tetap terjadi perbaikan. Contohnya, di beberapa daerah, sudah mulai dikembangkan mekanisasi pertanian supaya tidak lagi tergantung pada kondisi cuaca.

Lebih lanjut Yati menuturkan, hasil survei ini menunjukkan optimisme perekonomian yang mulai menggeliat di triwulan I. Sebagai informasi, SKDU yang dilakukan oleh BI bertujuan untuk melihat indikasi.

Sehingga dapat memperlihatkan arah perkembangan ekonomi untuk triwulan berjalan. Sehingga dapat ditunjukkan pula apakah pengusaha telah merencanakan usahanya lebih baik dari triwulan sebelumnya.

Sumber : Kompas

Leave a Reply