Anies : Dulu Pribumi Ditindas, Kini Saatnya Kita Jadi Tuan Rumah

Liputan Indo Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyampaikan pidato politik pertamanya setelah resmi dilantik oleh Presiden Joko Widodo. Salah satu topik dalam pidato yang dibahas Anies adalah membebaskan diri dari kolonialisme.

Di hadapan ribuan warga Jakarta yang hadir di Balai Kota, Anies menyebut penindasan di Jakarta cukup nyata dengan adanya kolonialisme. Dia juga sempat menyinggung perihal pribumi dalam pidato perdananya.

“Di Jakarta, kolonialisme itu di depan mata, dirasakan sehari-hari. Dulu kita semua pribumi ditindas dan dikalahkan, kini saatnya kita menjadi tuan rumah di negeri sendiri,” ujar Anies, Senin (16/10).

Baca juga : Bagaimana Rencana Anies-Sandi Menutup Alexis Demi Menepati Janjinya

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu juga menggunakan pepatah Madura sebagai gambaran pihak yang menggunakan hasil jerih payah seseorang tanpa berusaha terlebih dahulu.

“Jangan sampai Jakarta seperti ditulis pepatah Madura ‘Itik seng a telur ayam sing mengerami’,” ujar Anies.

Dalam pidatonya, dia mengatakan bahwa Jakarta tidak berdasarkan hanya satu agama. Pun halnya agar tidak alergi terhadap agama apapun.

“Indonesia bukan berdasarkan satu agama, namun Indonesia juga bukan alergi beragama,” tukasnya.

Leave a Reply