oleh

Anggota Dewas BPJS TA Laporkan Atasannya ke Polisi Atas Kasus Pelecehan Seksual

Liputanindo.com Korban pelecehan seksual anggota Dewan Pengawas Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (Dewas BPJS TA), Rizky Amelia (Amel) meneteskan air matanya saat berikan keterangan kepada awak media terkait bantahan pencemaran nama baik dan potensi perusakan lembaga tempatnya bekerja.

Hal tersebut terjadi di kantor sebuah partai politik, Jalan K.H. Wahid Hasyim, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Selasa (8/1/2019).

Amel membantah telah mencemarkan nama baik dan memberikan potensi kerusakan reputasi pada BPJS TA. Menurut Amel, justru sebaliknya, dirinya sangat membela BPJS TA.

“Saya dianggap telah mencemari, dianggap berpotensi merusak reputasi BPJS Ketenagakerjaan. Padahal saya sangat membela BPJS Ketenagakerjaan,” kata Rizky Amelia.

Dirinya bahkan mengaku mengirim surat kepada Presiden RI untuk menyampaikan keinginannya, yang menghendaki Dewas BPJS TA meminta maaf kepada BPJS TA.

Karena menurut Amel Dewas BPJS TA telah menggunakan uang lembaga tersebut untuk mengekspolitasi dirinya. Sebagaimana diketahui, Rizky Amelia mengaku dilecehkan secara seksual oleh anggota Dewas BPJS TA bernama Syafri Adnan Baharuddin.

anggota Dewas BPJS TA bernama Syafri Adnan Baharuddin

Kejadian tersebut menurut Amel terjadi sejak tahun 2016 hingga 2018 saat dia menjabat sebagai Tenaga Kontrak Asisten Ahli Dewas BPJS Ketenagakerjaan. Rizky Amelia diskors lembaga tempatnya bekerja karena dianggap berkinerja kurang baik.

Namun, Ade Armando sebagai pembela telah mendapatkan bukti-bukti yang kuat termasuk pernyataan Syafri Adnan Bharuddin bahwa kinerja Amel, baik. Lelaki kelahiran Jakarta 57 tahun lalu itu mengaku pada awalnya tidak ingin membawa kasus pelecehan tersebut ke ranah hukum.

Namun, diakuinya pihak Dewas BPJS TA dianggapnya tak kooperatif untuk menyelesaikan masalah tersebut secara musyawarah.

Rizky Amelia Korban Pelecehan Seksual

Bahkan terduga pelaku pelecehan seksual yang merupakan anggota Dewas BPJS TA bernama Syafri Adnan Baharuddin melaporkan dirinya dan korban, Rizky Amelia ke polisi atas tuduhan pencemaran nama baik.

“Tadinya nggak ada urusan pidana, nggak ingin memenjarakan (terduga pelaku). Tapi kalau sekarang diperlakukan seperti itu, kami mendukung (penyelesaian jalur hukum),” kata Ade Armando.

Ade Armando mengaku telah mengajak pihak Dewas BPJS TA bertemu untuk bermusyawarah, namun ketujuh anggota Dewas BPJS TA atau yang mewakili tak kunjung menemuinya.

Sebagaimana diketahui, Tenaga Kontrak Asisten Ahli Dewas BPJS TA, Rizky Amelia mengaku dilecehkan secara seksual oleh anggota Dewas BPJS TA, Syafri Adnan Baharuddin dari April 2016 hingga November 2018.

Setelah kejadian awal pelecehan seksual terjadi, Amel sempat mengadu ke salah satu kolega Syafri, namun tak mendapatkan respon yang berarti.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed